“What the bodily form depends on is breath (chi) and what breath relies upon is form,” states a Chinese adage from 700 AD. “When the breath is perfect, the form is perfect (too).”” -- James Nestor, Breath: The New Science of a Lost Art
Di bawah atap Pendopo Desa Kaliploso, Dusun Plosorejo RT 03 RW 04 Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, 25 warga antre dengan satu tujuan sederhana, yaitu memastikan paru-paru mereka masih bekerja sebagaimana mestinya.
Pada Sabtu (03/10), kolaborasi NIHR Universitas Brawijaya (UB) dan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU) Banyuwangi menggelar pemeriksaan spirometri keenam yang menjadi bagian dari baseline survey NIHR Global Health Research Centre for Non-Communicable Diseases and Environmental Change (NIHR-GHRC NCDs & EC).
![]() |
| Suasana pemeriksaan spirometri (keenam) yang diadakan di Pendopo Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi |
Di sisi lain, Perawat Fath Syu'araanisa melakukan anamnesis menggunakan aplikasi SMARThealth. Sambil menunggu panggilan, enumerator Rahman mengajarkan teknik "menyebul" - istilah lokal untuk manuver pernapasan yang akan mereka lakukan di alat spirometri.
![]() |
| Pengukuran tekanan darah |
Responden kemudian duduk 20 menit menunggu obat bekerja - waktu yang direkomendasikan agar salbutamol mencapai efek maksimal membuka saluran napas. Setelah itu, mereka kembali melakukan tes tahap kedua (post-bronkodilator) dengan prosedur sama.
![]() |
| Tes spirometri |
"Wujud fisik bergantung pada napas (chi), dan napas bergantung pada wujud," demikian bunyi sebuah pepatah Tiongkok dari tahun 700 M. "Ketika napas sempurna, wujud pun menjadi sempurna.""
![]() |
| Disaksikan para kader, enumerator berikan konsumsi, gift, dan subsidi transportasi atas partisipasi responden dalam pemeriksaan spirometri |
Dari 27 undangan, 25 hadir. Dua lainnya absen. Seorang perempuan yang reschedule dari pemeriksaan ketiga merasa minder, sementara seorang laki-laki tak bisa ditemui - menurut kader, ia menghindari kumpulan karena kerap ditagih utang.
![]() |
| Peta Desa Kaliploso |
Kegiatan berakhir pukul 12.09 WIB. Di meja pendaftaran akhir, enumerator Rafini dan kader membagikan konsumsi, gift, dan subsidi transportasi sebagai apresiasi atas partisipasi warga.
Pemeriksaan spirometri ini bukan sekadar angka FEV1 dan FVC. Ia adalah cerita tentang warga desa yang peduli pada napasnya sendiri, karena seperti kata pepatah Tiongkok: ketika napas sempurna, wujud pun menjadi sempurna. *** [081026]
Oleh: Budiarto Eko KusumoEditor: Budiarto Eko Kusumo












0 komentar:
Posting Komentar