Tampilkan postingan dengan label Golden Tulip Holland Resort. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Golden Tulip Holland Resort. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Oktober 2023

Diseminasi Hasil Penelitian Dengan Pemangku Kepentingan Di Golden Tulip Holland Resort Batu

Batu terkenal dengan hawanya yang sejuk dan segar. Sangat cocok untuk mengadakan pertemuan, seperti pertemuan diseminasi hasil penelitian SMARThealth COVID-19 AREEMA dan hasil-hasil riset lainnya. 

Tim Peneliti RISPRO KI bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB)  mengundang policy makers dan praktisi kesehatan dalam acara diseminasi hasil penelitian dengan pemangku kepentingan di Golden Tulip Hollan Resort Batu,  selama dua hari dari 10 hingga 11 Juli 2023. 

Diseminasi ini dihadiri sekitar dua ratus undangan. Ada dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Yayasan Percik Salatiga, Ecoton Gresik, Tim Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BPJS Indonesia, peneliti, staf pengajar serta mahasiswa  S2 dan S3. 

Pemukulan gong oleh Wakil Rektor IV sebagai tanda diseminasi telah dibuka secara resmi dan dimulai pelaksanaannya

Dalam acara tersebut, temuan-temuan utama dalam penelitian SMARThealth dipresentasikan oleh Prof. Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes,  Sujarwoto, S.IP, M.Si, MPA, Ph.D, dan dr. Asri Maharani, MMRS, Ph.D. Dalam sesi-sesi juga dipresentasikan hasil riset SMARThealth yang dilakukan oleh para mahasiswa S1, S2 maupun S3. 

Sedangkan, pembicara utama dalam diseminasi ini adalah Prof. Dr. Vivekand Jha dari The George Institute for Global Health Oxford University dan Imperial Colleague London UK. Hadir juga dalam acara tersebut mitra luar negeri penelitian RISPRO KI dari University of Manchester UK yaitu Prof. Dr. Gindo Tampubolon, Prof. Dr. Delvac Oceandy dan dr. Asri Maharani, MMRS, Ph.D. 

Selain itu, tampak hadir juga senior researcher dari The George Institute for Global Health (TGI), di antaranya Prof. Dr. Anushka Patel, Dr. Praveen Devarsetty, Dr. Anna Palagyi dan Dr. Thomas Gadsden serta kolega dari Imperial College London UK Dr. Matts Priestsman yang tertarik meneliti tentang pembakaran sampah plastik dan dampaknya terhadap kesehatan orang di Kabupaten Malang.

Presentasi Prof. Dr. Vivekand Jha dari Oxford University

Acara diseminasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV UB Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Intrnasionalisasi, Andi Kurniawan, S.Pi, M.Eng.D.Sc yang didampingi Wakil Dekan I FKUB Prof. Dr. Mohmmad Saufur Rohman, Sp.JP(K), Ph.D, FSCAI, dengan pemukulan gong sebaga tanda dimulainya acara dan seakligus sebagai peresmian kolaborasi internasional antara UB dan TGI untuk berbagai riset kesehatan dan pendidikan masa depan.

Dalam plenary session, Prof. Dr. Vivekand Jha mempresentasikan tentang pengembangan ancaman penyakit kidney dan bagaimana upaya seperti SMARThealth menjadi terobosan.

Acara ditutup pada sore hari dengan berbagai rangkaian acara yang mengikutinya hingga malam harinya. ***

Oleh: Sujarwoto
Editor: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Workshop Kolaborasi Riset Internasional UB dengan Mitra Luar Negeri di Golden Tulip Holland Resort Batu

Tim Peneliti RISPRO KI Universitas Brawijaya (UB) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) mengadakan workshop kolaborasi internasional dengan mitra luar negeri dari University of Manchester (UK), Manchester Metropolitan (UK), dan The George Institute for Global Health (TGI), Australia, di Golden Tulip Holland Resort Batu, pada Selasa (11/07).

Workshop ini merupakan rangkaian dari acara diseminasi hasil penelitian RISPRO KI yang diketuai oleh Sujarwoto, S.IP, M.Si, MPA, Ph.D. Pada kesempatan itu, Sujarwoto menjelaskan bahwa workshop ini memiliki berbagai tujuan strategis ke depan bagi kolaborasi riset internasional UB.

Pemaparan Prof. Dr. Anuskha Patel tentang visi misi riset TGI

Beberapa output yang diharapkan, antara lain kerja sama internasional yang memungkinkan para peneliti untuk bekerja sama dengan berbagai negara dalam mengatasi permasalahan global. Ini memberikan konsekuensi adanya pengentahuan dan potensi penemuan baru serta menggali solusi dalam tantangan dunia nyata.

Selain itu, adanya kesempatan pendanaan. Kerja sama internasional seringkali menarik minat dari lembaga-lembaga internasional dan organisasi donor. Keterlibatan dalam kemitraan global dapat membuka pintu bagi pendanaan tambahan untuk penelitian program yang ada di kampus.

Kemudian, koloborasi internasional juga akan meningkatkan reputasi global UB. Keterlibatan aktif dalam kerja sama internasional dapat meningkatkan reputasi global univeristas. Hal ini menjadikan universitas lebih dikenal dan dihargai dalam komunitas akademik internasional.

Presentasi Ketua BPPM FKUB

Output berikutnya dengan adanya kolaborasi internasional adalah pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi dengan universitas asing memungkinkan staf pengajar dan staf administratif untuk berpartisipasi dalam pelatihan, seminar, dan pertukaran profesional. Pengalaman ini membantu mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang relevan, yang kemudian dapat diterapkan dalam manajemen kampus dan pengajaran.

Terakhir, adanya diplomasi akademik. Melalui kolaborasi internasional, universitas dapat berkontribusi pada diplomasi akademik, yang memainkan peranan penting dalam hubungan antar bangsa. Hal ini tentunya akan membantu membangun jembatan antara budaya dan negara-negara serta memperkuat hubungan antara institusi pendidikan, khususnya UB dalam lingkaran dunia.

Acara workshop ini diawali dengan sambutan dan paparan dari Dekan FKUB Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si. Med, Sp.A(K), dan Ketua BPPM FKUB. Dalam kesempatan itu, Wisnu Balianto menjelaskan tentang riset flagship FKUB saat ini dan ke depannya.

Mitra luar negeri Tim Peneliti RISPRO KI berdiskusi dengan Senior Researcher TGI

Setelah itu, paparam berikutnya berasal dari Prof. Dr. Anuskha Patel dari TGI . Pada kesempaan itu, Anuskha membeberkan mengenai visi dan misi riset TGI ke depannya.

Usai Anuskha, dilanjutkan dengan pemaparan dari Prof. Dr. Gindo Tampubolon dan Prof. Dr. Delvac Oceandy. Keduanya merupakan periset dari University of Manchester, UK. Dalam kesempatan itu, mereka memaparkan tentang riset unggulan pusat studi mereka di Inggris, khususnya yang terkait dengan bidang kesehatan dan global health.

Setelah pemaparan dari Gindo dan Delvac, acara berikutnya diisi dengan diskusi antara para peneliti UB dengan mitra luar negeri tersebut untuk bertukar pikiran dan mencari peluang riset bersama ke depannya. ***

Oleh: Sujarwoto
Editor: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Scientific Writing Workshop Untuk Mahasiswa S3 dan Dosen UB di Golden Tulip Holland Resort Batu

Dalam rangkaian acara RISPRO KI Tahun 2, Tim Peneliti RISRO KI menginisiasi kegiatan pelatihan (workshop) scientific writing bagi mahasiswa S3 dan dosen Universitas Brawijaya (UB), yang dilaksanakan di sebuah hotel bintang 5 yang bernama Golden Tulip Holland Resort Batu, pada Senin (10/07).

Acara workshop ini diikuti sebanyak 36 peserta. Instrukturnya berasal dari mitra luar negeri, yang terdiri dari Prof. Dr. Gindo Tampubolon, Prof. Dr. Delvac Oceandy, dan dr. Asri Maharani, MMRS, Ph.D. Ketiganya bermukim di Inggris.

Tiga instruktur berpose dengan para peserta scientific wrting workshop

Workshop ini dinilai sangat penting, karena menjadi salah satu agenda RISPRO KI dalam penguatan dan peningkatan kapasitas (capacity building) peneliti di Indonesia, khususnya peneliti muda.

Para mahasiswa S3 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) dan beberapa dosen UB yang menjadi peserta workshop scientific writing terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Dalam workshop ini, Prof. Dr. Gindo menjelaskan mengenai tips dan trik menulis paper ilmiah di jurnal internasional bereputasi.

Prof. Dr. Gindo berikan konsultasi

Hal ini merupakan hal penting bagi para ilmuwan yang ingin berkarya dalam kancah internasional. Pada kesempatan itu, Gindo dengan sabar mengajarkan berbagai kesalahan umum yang sering dilakukan peneliti muda, dan bagaimana mereka seharusnya membiasakan diri untuk tidak melakukannya.

Selain Prof. Dr. Gondo, Prof. Dr. Delvac Oceandy juga memberikan wejangan dan tips khusus bagaimana hasil penelitian bisa tembus di jurnal internasional bereputasi dalam bidang kedokteran. Begitu halnya dengan instruktur wanita, dr. Asri Maharani, MMRS, Ph.D. Ia juga memberikan konsultasi dengan intens kepada masing-masing peserta selama workshop berlangsung.

Asri Maharani, Ph.D berikan konsultasi kepada salah seorang peserta scientific writing workshop

Asri Maharani menyampaikan pentingnya memiliki kemampuan melakukan analisis data yang baik bagi setiap peserta, dan tentu saja, kemampuan menulis dalam bahasa Inggris.

Dengan tiga instruktur yang telah memiliki reputasi internasional tersebut, peserta workshop begitu antusias dan serius dalan mengikuti jalannya workshop tersebut. Mereka juga aktif dalam diskusi dan juga merevisi draft papernya masing-masing dengan harapan hasil papernya nanti bisa terbit di jurnal internbasional bereputasi. ***

Oleh: Sujarwoto
Editor: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog