Tampilkan postingan dengan label jatiguwi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jatiguwi. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Maret 2021

Melihat Giat Posbindu PTM Sejahtera di Desa Jatiguwi

Hari Sabtu (13/03/2021) ini ada dua kegiatan Posbindu terdaftar dalam jadwal Posbindu SMARThealth di bulan Maret 2021. Salah satunya adalah giat Posbindu PTM Sejahtera Desa Jatiguwi. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Ibu Suparmi yang beralamatkan di Desa Jatiguwi RT 05 RW 01 Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Giat Posbindu PTM Sejahtera ini merupakan giat perdana semenjak munculnya wabah COVID-19 (Coronavirus Disease-19) di Desa Jatiguwi, dan sekaligus perdana dalam menerapkan Posbindu SMARThealth dengan menggunakan aplikasi eKader dalam melakukan skrining terhadap warga yang berkunjung ke Posbindu PTM Sejahtera.


Warga Desa Jatiguwi yang mengantri pemeriksaan Posbindu PTM

Acara kegiatan Posbindu ini dimulai pada pukul 08.00 WIB. Warga yang datang secara bergiliran ini akan menuju ke meja registrasi. Meja registrasi ini merupakan meja pendaftaran bagi warga yang akan melakukan pemeriksaan di Posbindu PTM Sejahtera yang dilayani oleh kader Posbindu PTM Sejahtera. Warga tinggal menunjukkan KTP atau KK kepada kader yang bertugas melakukan registrasi.

Dari meja registrasi, warga akan diwawancarai mengenai riwayat penyakit keluarga maupun penyakit dirinya sendiri, dan lain-lain (anamnese). Wawancara ini dilakukan secara manual dulu. Artinya, kader menanyainya melalui form yang telah disediakan. Form ini sesungguhnya merupakan pertanyaan yang ada di dalam aplikasi eKader, akan tetapi karena kader belum terbiasa langsung memasukkan ke dalam aplikasi eKader sehingga mereka masih merasa canggung bila menginput secara langsung ke dalam aplikasi eKader.


Meja pendaftaran berada di teras

Usai anamnese, warga akan diukur tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut oleh kader Posbindu PTM Sejahtera. Hasil pengukurannya langsung dimasukkan ke dalam form Posbindu PTM itu juga, dan diserahkan kembali ke warga untuk meneruskan pemeriksaan ke meja berikutnya.

Di meja berikutnya ini terdapat 3 kader SMARThealth yang bertugas melayani pemeriksaan berupa pengukuran tekanan darah, gula darah dan kolesterol. Hasil pengukurannya juga dicatatkan dalam form Posbindu PTM yang dibawa oleh warga semenjak dari meja pendaftaran.


Meja pemeriksaan

Hasil pemeriksaan yang mengindikasikan risiko tinggi (highrisk) dalam PTM, warga dianjurkan untuk menuju ke meja konsultasi. Di meja konsultasi ini ada perawat Desa Jatiguwi Yusvika Triswindari, A.Md. Kep, dan pemegang program PTM Puskesmas Sumberpucung Istitik Wahyuni, A.Md. Keb.

Di meja konsultasi itu, warga akan diperiksa lebih lanjut, dan kemudian akan diberikan obat sesuai hasil diagnosis PTM yang dideritanya. Sedangkan, warga yang mempunyai kondisi medis normal langsung dipersilakan pulang setelah diberikan wejangan agar selalu menjaga kesehatan.


Input data menggunakan aplikasi eKader

Setelah melalui meja konsultasi ini, rangkaian pemeriksaan di Posbindu PTM dikatakan telah purna. Form yang dibawa keliling warga juga akan berakhir di sini. Form ini kemudian diambil oleh 2 kader SMARThealth yang bertugas melakukan entry data ke aplikasi eKader.

Kegiatan Posbindu PTM Sejahtera yang selesai pada pukul 11.30 WIB ini berhasil dilakukan skrining kepada warga di Desa Jatiguwi sebanyak 50 orang. *** [130321]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo
Share:

Senin, 01 Maret 2021

Instal Aplikasi eKader Versi Pascaperbaikan di Puskesmas Sumberpucung

Instal aplikasi eKader versi 1.0.1908 atau pascaperbaikan hari kelima dilaksanakan di Puskesmas Sumberpucung yang terletak di Jalan TGP No. 2 Desa Sumberpucung RT 01 RW 01 Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (01/03/2021).

Kegiatan instalasi ini berbarengan dengan acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Program PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) bagi pemegang program PTM, Indera, UKS, Lansia, Keswa dan seluruh perawat desa yang ada di wilayah lingkungan kerja Puskesmas Sumberpucung.

Pada kesempatan ini, rombongan Dinkes dibagi menjadi dua. Tiga orang memberikan materi dalam Bimtek, dan yang tiga orang lagi mengajari dan melatih kader dari dua desa, yaitu Karangkates dan Jatiguwi. Acara Bimtek menempati Ruang Pertemuan Puskesmas yang cukup luas, sedangkan kegiatan instalasi aplikasi eKader diadakan di Ruang Kepala Puskesmas.


Peserta Instalasi aplikasi eKader: Jatiguwi dan Karangkates

Tim Sekretariat lebih banyak mengambil posisi pada pendampingan instalasi eKader. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan diisi langsung mengajarkan cara melakukan instalasi aplikasi, dan mempraktekkan cara memasukkan data (input) ke dalam aplikasi tersebut.

Dengan mengikuti instruksi dari pemandu dari staf PTM yang membidangi IT, Candra Hernawan, S.Kom, kader tidak mengalami kesulitan yang berarti. Umumnya mereka berhasil melakukan instal aplikasi melalui unduhan di Play Store.

Setelah instalasinya berhasil, kader diajak mempraktekkan input data diri kader dengan menggunakan aplikasi eKader tersebut. Berbeda dengan pelatihan instalasi sebelumnya di empat desa yang lainnya, kendala yang dijumpai di pelatihan ini secara kompak menunjukkan hasil input datanya tidak bisa bridging ke ePuskesmas. Sehingga, di ePuskesmas terlihat kosong dari hasil input data para kader tersebut.


Staf PTM mendampingi kader dalam praktek input data

Tetapi data yang diinput oleh kader tersebut semuanya terekam di Health Worker Portal, kendati ada beberapa kader yang mengeluhkan tidak semua yang diinput masuk dengan sempurna semuanya. Seorang kader dari Jatiguwi, Umi Hanik, yang menggunakan handphone (HP) Vivo 12 sudah mengentri dengan hati-hati tapi di Health Worker Portal tidak terlihat di Encounter maupun Encounter Date. Sedangkan, kader Jatiguwi lainnya, Parlindaning Rahayu, melaporkan bahwa pengisian mengalami macet ketika harus mengisi ‘Provinsi’.

Lain halnya dengan yang dialami oleh kedua kader Karangkates. Peni  Muji Rahayu yang menggunakan HP Andromax A16C3H ini, mengatakan bahwa ketika mengisi ‘Provinsi’ juga mengalami macet. Kemudian atas anjuran pemandu agar supaya menginstal ulang aplikasinya terlebih dahulu, tapi kemudian proses download aplikasi eKader malah belum berhasil.

Sedangkan, Deni Setyawati, kader Karangkates yang memakai HP OPPO menemui masalah bahwa setelah isi data secara lengkap tapi pengukuran tekanan darah tidak muncul. Sehingga, pelatihan instalasi di Puskesmas Sumberpucung ini, kader belum bisa menyaksikan hasil input datanya ke dalam ePuskesmas.


Staf PTM dan Tim Sekretariat memberikan arahan

Kegiatan instalasi aplikasi eKader ini dihadiri 4 kader Jatiguwi dan 4 kader Karangkates. Satu kader Jatiguwi tidak bisa hadir karena hari ini menikah, sedangkan seorang kader dari Karangkates absen karena telepon selularnya sedang digunakan anaknya untuk daring dari sekolahnya.

Di penghujung acara, staf PTM yang menjadi penanggung jawa SMARThealth di lingkungan kerja Puskesmas Sumberpucung, Fitriayu Dola M., A.Md.Keb., mengatakan bahwa di awal-awal pemeriksaan kader nanti, Dinkes belum memasang target berapa capaian yang harus dikerjakan oleh kader.

“Jadi kerjakan dulu sampai lancar” kata Fifi, panggilan akrab Fitriayu Dola M.

Kemudian Tim Sekretariat menambahkan agar supaya kader tidak perlu merasa bingung karena hasil data inputnya tidak masuk ke ePuskesmas. Itu hanya merupakan hal teknis saja. Kesalahan di awal setiap kegiatan itu merupakan hal yang lumrah. Yang terpenting kader berusaha belajar dan tetap semangat. *** [010321]


Penulis: Budiarto Eko Kusumo   ǀ  Penyunting Naskah: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog