Tampilkan postingan dengan label dIPI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dIPI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Agustus 2024

Diskusi Progress RISPRO AREEMA 3 Di Gedung A Lantai 6 FKUB

Diskusi Progress Riset  Inovatif Produktif (RISPRO) Aplikasi Screening Mandiri (AREEMA) Tahun Ke-3 atau RISPRO AREEMA 3 diadakan di Ruang Kuliah 2 GBP Lantai 6 Gedung A Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), pada Selasa (13/08).

RISPRO merupakan program pendanaan riset yang bertujuan untuk meningkatan daya saing bangsa melalui komersialisasi produk/teknologi atau penerapan kebijakan/tata kelola atau publikasi yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bekerja sama dengan Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI).

Principal Investigator RISPRO AREEMA 3 mempresentasikan progress

Kebetulan RISPRO yang dijalankan oleh Tim Peneliti AREEMA ini merupakam RISPRO Kolaborasi Internasional (RISPRO KI). RISPRO KI adalah pendanaan riset dengan tema yang sudah ditetapkan oleh LPDP untuk skim riset dasar melalui pelaksanaan kerja sam,a dengan pihak lain berupa joint-call, dan lain-lain.

Diskusi ini dihadiri oleh Prof. Delvac Oceandy, MD., Ph.D (University of Machester), sejumlah anggota Tim Peneliti RISPRO AREEMA (Prof. Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes., Sp.KKLP; dr. Holipah, Ph.D; saya), NIHR Global Health Research Centre for Non-Communicable Diseases and Environmental Change (NIHR-GHRC NCDs & EC), dan sejumlah mahasiswa S1, S2, S3 FKUB.

RISPRO AREEMA 3

Acara diskusi ini dimulai pada pukul 09.35 WIB. Mula-mula Principal Investigator Sujarwoto, S.IP, M.Si, MPA, Ph.D memberikan gambaran mengenai RISPRO AREEMA 3 dan progress (kemajuan) dari penelitian yang telah dipercayakan untuk ketiga kalinya oleh LPDP kepada Tim Peneliti AREEMA dari Universitas Brawijaya (UB).

Pada kesempatan itu, Sujarwoto mempresentasikan terlebih dahulu mengenai RISPRO AREEMA 3 atau yang dalam judul aslinya adalah “SMARThealth COVID-19: an innovative multifaceted mobile technology for community mitigation management in rural Indonesia RISPRO-KI-648/DIPI/2021 Universitas Brawijaya-DIP-LPDP 2023.”

Kegiatan RISPRO 3 dalam bingka foto

Menurut Sujarwoto, RISPRO AREEMA ini bertujuan untuk mengembangkan dan membangun layanan kesehatan primer yang inovatif dan multifaset dengan dukungan teknologi seluler untuk pencegahan dan penanggulangan penyebaran pandemi COVID-19 di masyarakat pedesaan di Indonesia.

Untuk mencapai tujuan ini, jelas Sujarwoto, Tim Peneliti AREEMA menetapkan tujuan dalam tiga tahapan yang terbagi dalam AREEMA 1, AREEMA 2, dan AREEMA 3. Nomor 1 hingga 3 menunjukkan pendanaan dari LPDD tahun pertama (2021), tahun kedua (2022), dan tahun ketiga (2023).

Presentasi Process evaluation data (qualitative interviews)

Pada AREEMA 1, Tim Peneliti AREEMA melakukan analisis komprehensif tentang efektivitas teknologi aplikasi seluler yang ada untuk menanggulangi pandemi COVID-19 di negara-negara berkembang. Lalu, pada AREEMA 2, Tim Peneliti AREEMA mengembangkan, membangun, dan menerapkan sistem SMARThealth COVID-19 untuk menanggulangi pandemi COVID-19 di masyarakat pedesaan Indonesia. Sedangkan, pada AREEMA 3, Tim Peneliti AREEMA melakukan uji efektivitas sistem SMARThealth COVID-19 dalam menanggulangi pandemi COVID-19 di pedesaan Indonesia.

Selanjutnya, Principal Investigator Sujarwoto yang tidak lain juga Team Leader AREEMA, juga menjelaskan bahwa tahun ketiga ini diminta merevisi apa yang sudah dilakukan pada tahun 1 hingga 3 termasuk harus menambah submit artikel ilmiah ke jurnal internasional bereputasi. Karena sebelumnya sebenarnya sudah mengirimkan, namun berhubung submit lebih awal sebelum AREEMA 3 dideklarasikan maka Tim Peneliti AREEMA harus submit lagi artikel ilmiah.

Usai dilanda gempa magnitudo 4,5, presentai dan diskusi pindah ke Ruang Kuliah 202 di lantai 2

Selain itu, Sujarwoto juga menguraikan secara gamblang kegiatan apa saja yang telah dilakukan dalam RISPRO KI AREEMA ini, seperti pematenan HAKI, pelatihan kader kesehatan, data collecting, diseminasi hingga capacity building melalui pelatihan analisis statistik.

Pada saat pemaparan progress RISPRO AREEMA 3 di lantai 6 FKUB, sekitar pukul 10.03 WIB peserta diskusi dikejutkan oleh gempa magnitudo 4,5 yang mengguncang Kabupaten Malang dan sekitarnya. Gempa yang berpusat di Samudera Indonesia itu menyebabkan peserta diskusi yang semula berlindung di bawah meja, kemudian berhamburan turun ke lantai 2. Begitu sudah dirasa aman, acara presentasi dan diskusi dilanjutkan di Ruang Kelas 202  Lantai 2 FKUB.

Meski acara presentasi dan diskusi formal usai, tapi diskusi informal yang tak kalah gayengnya masih berlanjut

Memasuki diskusi yang dimotori dan dikomentari oleh Prof. Delvac dari University of Manchester, Inggris, diskusi menjadi hidup dan melahirkan sejumlah ide dalam penulisan di jurnal internasional lagi, seperti pola penyakit kronis sebelum, selama, dan setelah pandemic; hipertensi pada kehamilan antar wilayah geografi (pegunungan, pantai, kota); dan satu paper evaluasi dengan komprehensif outcome.

Tidak hanya itu saja, menurut Sujarwoto, ke depannya juga telah disiapkan tahapan berikutnya dalam pengembangan dunia penelitian, antara lain mempersiapkan proposal untuk mengembangkan SMARThealth untuk kesehatan mental secara digital; menunggu pengumuman British Council International Science Partnership Fund (BC ISPF) putaran kedua dalam project MOVE; serta menunggu pengumuman dari UK Research and Innovation (UKRI) mengenai Psychological suppoRt fOr cliMate-related mental difficulties in cOasTal communitiEs (PROMOTE) in Indonesia. *** [140824]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Selasa, 28 Mei 2024

Pelatihan dan Endline Survey SMARThealth COVID-19 di Grand Miami Kepanjen

Sebelum pukul 08.00 WIB, kader dari empat desa (Talok, Kemulan, Talangsuko, dan Parangargo) telah berdatangan di Grand Miami Hotel yang beralamatkan di Jalan Jatirejoyoso No. 1 Dusun Dawuhan, Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Mereka berkumpul di halaman depan hotel dan berpotret di patung singa sebelum naik ke Grand Miami Ballroom Lantai 7.

Kader sebanyak 79 orang datang ke Grand Miami dalam rangka mengikuti Pelatihan dan Endline Survey SMARThealth COVID-19 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dan Tim Riset Inovatif-Produktif Kolaborasi Internasional (RISPRO KI) atau yang dikenal juga dengan sebutan Tim AREEMA (Aplikasi Screening Mandiri COVID-19) atas dukungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan dIPI (Indonesian Science Fund).

Dalam pelatihan tersebut juga tampak hadir dari perawat dari empat desa tersebut ditambah dengan Penanggung jawab PTM Puskesmas Turen dan Wagir. Perlu diketahui tiga desa, yakni Talok, Kemulan dan Talangsuko masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Turen, dan Desa Parangargo masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Wagir. Selain itu, juga terlihat hadir beberapa personil Tim RISPRO KI AREEMA dan personil dari Substansi PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) Dinkes Kabupaten Malang.

Seluruh peserta Pelatihan & Endline Survey SMARThealth COVID-19 berpose bersama

Pelatihan dan Endline Survey SMARThealth COVID-19 ini akan diadakan selama dua hari, yaitu Selasa (28/05) dan Rabu (29/05). Hari pertama ini diikuti oleh kader dari Talok, Kemulan, Talangsuko, dan Parangargo. Kemudian hari berikutnya akan diikuti oleh kader dari empat desa lagi, yaitu Rembun (Puskesmas Pamotan), Pandanrejo (Puskesmas Wagir), dan Jatiguwi maupun Senggreng (Puskesmas Sumberpucung).

Acara pelatihan dimulai pada pukul 08.46 WIB. Master of ceremony (MC) Imam Ghozali, S.Kep. Ners mengawali dengan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan kemudian dilanjutkan dengan membacakan susunan acara pada kegiatan ini.

Setelah itu, dilanjutkan dengan opening speech dari Sub Koordinator Substansi PTM dan Keswa Dinkes Kabupaten Malang Paulus Gatot Kusharyanto, SKM. Pada kesempatan itu, Paulus mengatakan bahwa pelatihan ini sangat penting dalam memahami faktor risiko dini dalam long COVID-19.

Sub Koordinator Substansi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Malang berikan materi

Selesai opening speech, langsung diteruskan dengan pemaparan materi “Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Kabupaten Malang” yang disampaikan oleh Sub Koordinator Substansi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Malang, Sujanto, ST.

Dalam paparannya, Sujatno menjelaskan apa itu virus corona, apa itu COVID-19, berapa lama masa inkubasi COVID-19, bagaimana cara COVID-19 menyebar, apa saja gejala COVID-19, pandemi menuju endemi, Kabupaten Malang status: risiko rendah, total kasus COVID-19 Kecamatan Kabupaten Malang, total kasus COVID-19 meninggal dunia Kecamatan Kabupaten Malang, tren rilis kasus COVID-19 di Kabupaten Malang Tahun 2020-2024, penyakit berpotensi COVID-19, strategi penanggulangan COVID-19, apa itu pelacakan kontak erat, pelacakan kontak erat di masyarakat, siapa saja yang diperbolehkan menjadi tracer, target & indikator pencapaian, tugas dan fungsi tracer, target & indikator pencapaian pelacakan, sasaran pemberian imunisasi, dan total cakupan vaksinasi.

Usai memberikan paparan, Sujanto berkenan memberikan quiz bagi peserta untuk melihat tingkat pemahaman dalam menyerap hasil penjelasannya tadi. Setiap peserta yang bisa menjawab akan diberikan doorprize yang telah disediakan oleh panitia.

Suasana Pelatihan & Endline Survey SMARThealth COVID-19 di Grand Miami Hotel Kepanjen

Pukul 10.05 WIB dilakukan ice breaking dengan melakukan senam peregangan dari UPT Puskesmas Bantur yang disorotkan ke layar besar di sisi kiri kanan podium. Peserta berdiri dan langsung mengikuti gerakan yang ditampilkan dalam layar tersebut.

Kurang lebih selama enam menit melakukan senam, acara disambung dengan pemaparan materi dari Paulus Gatot Kusharyanto. Pada kesempatan itu, Paulus Gatot sekaligus membawakan dua materi sekaligus. Materi pertama berjudul “Edukasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular” dan materi kedua bertitel “ Long COVID-19: Tahukah Kamu?”

Seperti pada pemaparan materi sebelumnya, Paulus Gatot juga memberikan quiz kepada peserta pelatihan, dan bagi yang bisa menjawab dengan benar akan diberikan doorprize yang telah disiapkan oleh panitia.

Team Leader RISPRO KI AREEMA berikan penjelasan Endline Survey SMARThealth COVID-19

Pukul 11.07 WIB acara diisi dengan ishoma (istirahat, sholat, dan makan). Lokasi makan siang disiapkan di resto utama yang berada di lantai satu. Dalam pelatihan ini, pihak Grand Miami Hotel telah menyiapkan hidangan yang tersaji di meja memanjang dari barat ke timur.

Menu yang tersaji meliputi salad buah, es mocca cincau, steamed rice, mie goreng seafood, angsio tofu, ayam lada hitam, udang sauce Singapore, sambal terasi, acar, kerupuk, soup merah, assorted slice fruit, kiwi juice, infused water, dan mineral water.

Peserta masuk Grand Miami Ballroom lagi pada pukul 12.32 WIB, dan acara diisi dengan penjelasan Team Leader RISPRO KI AREEMA Sujarwoto, S.IP, M.Si, MPA, Ph.D. Pada kesempatan itu, Sujarwoto menjelaskan prinsip dari Endline Survey SMARThealth COVID-19. Kader yang sudah dilatih akan mengunjungi ulang responden yang pada putaran kedua telah dikunjunginya. Kemudian, Sujarwoto juga menerangkan bagaimana mekanisme, pelaporan dan sekaligus pemberian insentif bagi kader yang telah menjalankan tugas tersebut.

Staf PTM dan Keswa Dinkes berikan materi kuesioner survei individu pada Endline Survey SMARThealth COVID-19

Selesai memberikan penjelasan, Sujarwoto langsung berpamitan untuk kembali ke Kampus Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) untuk mengajar mahasiswanya, dan acara dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait Survei Individu yang akan dijalankan dalam Endline Survey ini, yang disampaikan oleh staf komputer pada Substansi PTM dan Keswa Dinkes Kabupaten Malang Candra Hernawan, S.Kom.

Usai menjelaskan materi kuesioner, Candra juga berkesempatan membagi-bagikan doorprize bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Sub Koordinator Substansi PTM dan Keswa Dinkes Kabupaten Malang.

Pelatihan dan Endline Survey SMARThealth COVID-19 di hari pertama ini selesai pada pukul 14.17 WIB, dan penutupannya dilakukan oleh Sub Koordinator Substansi PTM dan Keswa Dinkes Kabupaten Malang yang didampingi oleh staf PTM dan Keswa serta salah seorang Tim RISPRO KI AREEMA. Sebagai penutupnya dilakukan foto bersama dengan seluruh peserta Pelatihan dan Endline SMARThealth COVID-19. *** [280524]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog