Tampilkan postingan dengan label Lomba Gerak Jalan Kreasi Kepanjen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba Gerak Jalan Kreasi Kepanjen. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Agustus 2022

Miss Kesehatan Tampil dalam Gerak Jalan Kreasi Kecamatan Kepanjen

Pemerintah Kecamatan Kepanjen mengadakan lomba gerak jalan kreasi yang diikuti sekitar seribuan lebih peserta dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 77 pada hari Sabtu (27/08/2022).

Pesertanya diikuti oleh lembaga pendidikan formal, lembaga pendidikan informal maupun komponen masyarakat lainnya. Ada 14 desa dan 4 kelurahan dalam wilayah administratif Kecamatan Kepanjen. Tiap desa/kelurahan umumnya mengeluarkan beberapa regu di mana tiap regunya terdiri dari 22 orang.

Miss Kesehatan berpose bersama perawat Ponkesdes Panji Husada Kepanjen

Kelurahan Kepanjen yang merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Kepanjen mengeluarkan 5 regu, yaitu Miss Kesehatan (perwakilan dari semua RW yang ada di Kelurahan Kepanjen), Petani (Kp. Mentaraman RT 06 RW 03), Punokawan Milenia (RT 07 RW 01), Wali Murid KB/TK Inklusi Al-Fasyah Kepanjen (teman pelajar SMA), dan LPK Binas Nusa Sejati (lembaga pelatihan calon tenaga kerja ke luar negeri).

Terkait Miss Kesehatan, banyak orang yang ingin tahu. Karena di dalam istilah itu terdapat kata serapan asingnya, yaitu “miss.” Penonton banyak yang menerjemahkan dengan kata “nona” untuk “miss” yang diambil dari kata benda (noun) dalam bahasa Inggris.

Miss Kesehatan berhenti sebentar di depan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang

Kalau dilihat dari regu tersebut, pada kenyataannya Miss Kesehatan itu umumnya diikuti oleh peserta yang sudah/pernah menikah. Jadi, kalau Miss Kesehatan dianggap sebagai Nona Kesehatan sudah tidak patut lagi. Lalu, siapakah Miss Kesehatan itu?

Menurut formulir peserta kegiatan lomba gerak jalan kreasi nomor urut 12, Miss Kesehatan dideskripsikan sebagai sekelompok wanita yang berjuang dalam mengisi kemerdekaan di bidang kesehatan, dengan cara melakukan pendampingin calon pengantin, ibu hamil, balita dan lansia yang tujuannya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kelurahan Kepanjen.

Miss Kesehatan saat melintas depan Kantor Bupati Malang

Dari deskripsi itu baru bisa dimengerti bahwa kata “miss” diambil dari kata kerja (verb) dalam bahasa Inggris yang artinya adalah rindu atau merindukan. Sehingga, Miss Kesehatan itu bermakna “rindu akan kesehatan.”

Sekelompok wanita yang rindu akan kesehatan masyarakat itu tidak lain adalah kader kesehatan (Posyandu Balita, Posbindu/SMARThealth, Posyandu Lansia). Mereka merupakan anggota masyarakat yang dipilih  dari dan oleh masyarakat, mau dan mampu bekerja bersama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan secara sukarela dilatih untuk menangani masalah-masalah kesehatan perorangan maupun pelayanan posyandu/posbindu secara rutin.

Atraksi Miss Kesehatan di depan Kantor Koramil 0818/05 Kepanjen

Start pertama yang diberangkatkan Camat Kepanjen Rahmad Ichwanul Muslimin, S.H., M.Si beserta Muspika dari Lapangan Penarukan pada pukul 10.00 WIB, terdiri dari pasukan regu berpakaian ala paskibraka dengan membawa bendera merah putih, yang di belakangnya diikuti oleh kelompok marching band dari Yonzipur 5/ABW Kepanjen.

Rute gerak jalan kreasi se-Kecamatan Kepanjen itu, dari Lapangan Penarukan melewati Jalan H.M. Sun’an terus belok kanan menuju Jalan Raya Penarukan. Sampai lampu merah Penarukan, peserta langsung belok kiri melintasi Jalan Panji hingga perempatan Yonzipur. Dari perempatan Yonzipur, lalu belok kiri menuju ke Stadion Kanjuruhan.

Posisi sikap sempurna Miss Kesehatan ketika berada di depan Kantor Kodim 0818 Malang-Batu dan RSUD Kanjuruhan Kepanjen

Barisan Miss Kesehatan lewat depan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang yang berada di Jalan Panji No. 120 Kelurahan Penarukan pada pukul 10.18 WIB. Kemudian memberikan atraksi di depan Koramil 0818/05 Kepanjen sebagai perwujudan terima kasih kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Kepanjen yang telah melatih Miss Kesehatan dalam baris-berbaris.

Setelah itu, barisan Miss Kesehatan melintas depan RSUD Kanjuruhan/Kodim 0818 Malang-Batu. Sampai perempatan Yonzipur, barisan Miss Kesehatan melewati depan UPT PTPB Kepanjen. Lalu, barisan Miss Kesehatan masuk pintu gerbang Stadion Kanjuruhan pada pukul 12.40 WIB.

Miss Kesehatan lewat depan Kantor UPT PTPB Kepanjen, timur Yonzipur 5/ABW Kepanjen yang penuh dengan penonton

Di halaman Stadion Kanjuruhan, barisan Miss Kesehatan harus mengantre sesuai nomor urutnya untuk tampil di depan panggung utama. Panggung utama itu terletak di depan tribun menghadap ke pintu utama masuk Stadion Kanjuruhan.

Sambil mengantre, sejumlah peserta Miss Kesehatan berusaha melepas dahaga dengan menenggak air mineral. Setiap peserta lomba gerak jalan kreasi diwajibkan melintas depan panggung utama dengan menampilkan atraksi untuk mendapatkan penilaian. Peserta diperbolehkan menampilkan kreasi di depan panggung kehormatan dengan durasi waktu 5 menit, dan disaksikan oleh Camat Kepanjen beserta Muspika maupun juri lomba.

Miss Kesehatan saat menjelang masuk pintu gapura Stadion Kanjuruhan

Barisan Miss Kesehatan berada di depan panggung utama kehormatan dari 15.50 WIB hingga 15.57 WIB. Dengan selesainya tampilan di depan panggung, maka berakhir pula penilaian terhadap Miss Kesehatan dalam lomba gerak jalan kreasi se-Kecamatan Kepanjen.

Mereka kemudian akan disambut oleh sie konsumsi, Agustin Shintowati. Lurah Kepanjen Wirawan Wahyu Wibisono, S.STP  beserta jajaran perangkat kelurahan yang turut mengawal perjalanan Miss Kesehatan dari Lapangan Penarukan hingga panggung kehormatan di halaman Stadion Kanjuruhan, merasa lega karena satu perwakilan peserta dari Kelurahan Kepanjen telah menyelesaikan penilaiannya hingga paripurna.

Miss Kesehatan beri penghormatan kepada Camat Kepanjen yang berada di atas panggung kehormatan

Sementara itu, Tim SMARThealth Universitas Brawijaya (UB) yang mengikuti Miss Kesehatan dari depan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang hingga selesai atraksi di depan panggung kehormatan juga merasa senang. 

Bahkan, di sela-sela menantikan Miss Kesehatan beraktraksi di depan panggung kehormatan, Tim SMARThealth UB berkesempatan menjumpai Tim Public Safety Center (PSC) Puskesmas Kepanjen yang telah standby di sisi utara panggung kerhomatan sedari pagi tadi. *** [270822]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo


Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog