Tampilkan postingan dengan label Jumat Berkah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jumat Berkah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 April 2024

Gegap Gempita Senam Bersama di Ruang Pertemuan Puskesmas Bululawang

Setiap Jumat pagi secara rutin, Puskesmas Bululawang yang berada di Jalan Stasiun No. 11-13 Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, menggelar kegiatan senam bersama di antara staf dan karyawannya.

Jumat ini, (26/04), Tim Penelitian NIHR Global Health Research Centre for Non-Communicable Diseases and Environmental Change (NIHR-GHRC NCDs & EC), atau yang dikenal dengan penelitian “Dampak Polusi Udara terhadap Risiko Penyakit Paru-Paru Obstruktif Kronik dan Penyakit Jantung di Kabupaten Malang, Jawa Timur, sempat menyaksikan gegap gempita senam bersama tersebut.

Alunan musik dengan tempo cepat yang diikuti dengan gerakan senam yang lincah. Hentakan demi hentakan kakinya di setiap ganti posisi gerakan memberikan suasana gegap gempita dalam ruangan tersebut yang sesekali disertai oleh teriakan peserta senam.

Tak kalah lincahnya, gemulai Kepala Puskesmas Bululawang drg. Lely Kumalasari yang mengimbangi kelenturan olah fisik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Puskesmas Bululawang tersebut. Putar ke kiri, putar ke kanan menghasilkan gerakan yang indah, dan membikin berkeringat.

Usai senam, Kapus Bululawang berpose dengan peserta senam lainnya

Senam bersama itu sudah menyerupai senam aerobik. Senam aerobik adalah senam dengan rangkaian gerakan yang terpola maupun tidak terpola disertai dengan irama musik yang memiliki ketentuan ritmis, kesinambungan, dan durasi tertentu.

Berdasarkan luas tempat senam dan jenis musik pengiringnya, senam aeorobik bersama yang dimainkan oleh para nakes itu dilakukan dengan menggunakan aliran gerakan yang ringan (low impact aerobics).

Senam bersama ini bermanfaat bagi kebugaran fisik atau jasmani. Kata John Fitzgerald Kennedy (1917-1963), presiden Amerika Serikat ke-35, “Physical fitness is not only one of the most important keys to a healthy body, it is the basis of dynamic and creative intellectual activity” (Kebugaran jasmani bukan hanya salah satu kunci terpenting dari kesehatan tubuh, tetapi merupakan dasar dari aktivitas intelektual yang dinamis dan kreatif).

Latihan senam secara kontinyu konon tidak hanya mengubah tubuh Anda, tetapi juga mengubah pikiran, sikap, dan suasana hati Anda. Menurut Sander Oorschot et. al. (Annals of Physical and Rehabilitation Medicime 66 (1), 2023) dilaporkan bahwa kapasitas aerobik yang memadai, yang dinyatakan sebagai puncak serapan oksigen, berdampak positif terhadap kesehatan fisik, kesehatan mental, dan kualitas hidup serta dapat mencegah penyakit kronis.

Senam bersama di Jumat pagi (26/04) di Ruang Pertemuan Puskesmas Bululawang, Kabupaten Malang

Lebih lanjut, Oorschot et. al. (2023), menjelaskan bahwa latihan aerobik untuk meningkatkan kapasitas aerobik merupakan aspek penting dari manajemen rehabilitasi pada neuromuscular diseases (neuromuskular progresif lambat). Latihan aerobik berfokus pada peningkatan kapasitas dan efisiensi sistem penghasil energi aerobik dan didefinisikan sebagai “latihan terstruktur yang melibatkan penggunaan kelompok otot besar untuk jangka waktu lama dalam aktivitas yang bersifat ritmis, seperti senam."

Dalam The Effect of Aerobic Exercise in Neuroplasticity, Learning, and Cognition: A Systematic Review, Revelo Herrera & Leon-Rojas (2024) mengungkapkan bahwa latihan aerobik dengan berbagai intensitas dapat mempengaruhi rangsangan kortikal dan menghasilkan peningkatan kognitif. Latihan aerobik telah menunjukkan kemanjuran pada individu dari berbagai kelompok umur, serta pada orang dengan dan tanpa penyakit otak.

Jadi, gerakan senam aerobik secara berkesinambungan itu tidak hanya mampu menurunkan berat badan, meningkatkan fungsi jantung dan pernapasan, melatih kesehatan paru-paru, akan tetapi juga dapat menjernihkan pikiran.

Oleh karena itu, ketika nakes Puskesmas Bululawang selesai melakukan senam aerobik dan kemudian melakukan foto bersama terlihat full senyum dan sumringah dalam jepretan hasil gambar fotonya. *** [270424]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Jumat, 26 April 2024

Jumat Berkah, Wawancara Mendalam Di Puskesmas Bululawang Jadi Mudah

Jumat pagi ini (26/04) membawa berkah bagi Tim Penelitian NIHR Global Health Research Centre for Non-Communicable Diseases and Environmental Change (NIHR-GHRC NCDs & EC), atau yang dikenal dengan penelitian “Dampak Polusi Udara terhadap Risiko Penaykit Paru-Paru Obstruktif Kronik dan Penyakit Jantung di Kabupaten Malang, Jawa Timur” di hari kedua bertugas di Puskesmas Bululawang.

Betapa tidak? Begitu tiba pukul 07.45 WIB, Tim Penelitian NIHR bisa menyaksikan gemulainya olah fisik yang dilakukan Kepala Puskesmas (Kapus) Bululawang drg. Lely Kumulasari beserta jajaran tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Puskesmas Bululawang.

Sebelum memulai in-depth interview, Tim Penelitian NIHR beraudiensi dengan Kapus Bululawang dan responden

Jumat pagi itu, di Ruang Pertemuan Lantai 2 Puskesmas Bululawang sedang ada senam pagi yang menyerupai aerobik di mana serangkaian gerakan yang dilakukan oleh nakes Puskesmas Bululawang beriringan dengan irama musik dalam durasi waktu tertentu.

Tidak hanya itu, ternyata dengan adanya senam di Jumat pagi di Puskesmas Bululawang banyak nakes yang berkumpul, dan ini juga memberi berkah berupa kemudahan mendapatkan responden untuk diajak wawancara mendalam (in-depth interview) pada hari kedua ini.

In-depth interview dengan perawat Desa Bakalan

In-depth interview (wawancara mendalam) yang biasanya mencakup tiga responden per hari, Jumat ini dapat mewawancarai mendalam empat responden. Keempat responden tersebut meliputi apoteker Puskesmas Bululawang, perawat Desa Krebetsenggrong, perawat Desa Bakalan, dan kader kesehatan dari Desa Krebetsenggrong.

Begitu diterima dengan ramah oleh Kapus drg. Lely yang didampingi langsung oleh empat responden, Kapus pun langsung mempersilakan untuk melakukan wawancara mendalam dengan keempat reponden tersebut.

Kapus drg. Lely membantu mengeset lokasi untuk wawancara mendalam untuk setiap responden. Namun, karena jumlah yang akan mewawancarai ada tiga orang Tim Penelitian NIHR dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) maka untuk apoteker nanti wawancaranya pada kloter kedua setelah dari salah satu yang wawancara dari ketiga responden tersebut rampung dulu.

In-depth interview dengan perawat Desa Krebetsenggrong

Sebenarnya ada satu orang lagi Tim Penelitian NIHR dari Yayasan Percik Salatiga (YPS) – Christina Arief T. Mumpuni, S.H., M.I.K. - yang datangnya paling duluan, tapi karena materinya menyangkut masalah kesehatan maka akhirnya ada satu responden yang diwawancarai belakangan.

Kehadiran Tim Penelitian NIHR dari YPS itu dalam rangka mematangkan agenda CEI (Community engagement and involvement) yang bakal digelar di kedua desa yang ada di lingkungan kerja Puskesmas Bululawang, yaitu Krebetsenggrong dan Bakalan, dan kedua perawatnya kebetulan di hari Jumat ini menjadi responden dalam wawancara mendalam (in-depth interview).

Wawancara mendalam (in-depth interview) adalah teknik penelitian kualitatif yang melibatkan pelaksanaan wawancara individu secara intensif dengan sejumlah kecil responden untuk mengeksplorasi perspektif mereka mengenai ide, program, atau situasi tertentu. Sebagai contoh, kita mungkin bertanya kepada responden yang terkait dengan suatu program tentang pengalaman dan harapan mereka terkait dengan program tersebut, pemikiran mereka mengenai operasional program, proses, dan hasil, dan tentang perubahan apa pun yang mereka rasakan sebagai dampaknya maupun keterlibatan mereka dalam program tersebut (Boyce & Neale, 2006: 3).

In-depth interview dengan kader kesehatan Desa Krebetsenggrong

Tiga Tim Penelitian NIHR FKUB yang bertugas melakukan wawancara mendalam terdiri dari dr. Harun Al Rasyid, MPH; Meutian Fildzah Sharfina, SKM, MPH; dan saya. Ketiga Tim Penelitian NIHR berbagi peran.

Dr. Harun Al Rasyid melakukan in-depth interview dengan perawat Desa Bakalan Dian Pramono, A.Md.Kep dengan menempati ruang kerja Kapus Bululawang; Meutia Fildzah Sharfina bersama dengan perawat Desa Krebetsenggorng Citra Sulistyo Wardini, A.Md.Kep; dan saya melakukan wawancara mendalam dengan kader kesehatan Desa Krebetsenggrong Yeni Mariana.

In-depth interview dengan apoteker Puskesmas Bululawang

Kemudian, setelah selesai, saya pun melanjutkan in-depth interview dengan apoteker Puskesmas Bululawang Aqsanur, S.Farm. Apt. di Ruang Pertemuan Lantai 2 Puskesmas Bululawang, tempat yang sama saat melakukan wawancara dengan kader kesehatan Desa Krebetsenggrong.

Prosesi wawancara mendalam terhadap empat responden ini selesai pada pukul 10.23 WIB bertepatan dengan terdengarnya lantunan pembacaan ayat-ayat suci sebelum berkumandangnya adzan Jumat. Jumat berkah, wawancara mendalam di Puskesmas Bululawang di hari kedua jadi mudah. *** [260424]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog