Tampilkan postingan dengan label Puskesmas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puskesmas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 September 2022

Rakontek Program PTM dan Keswa Dinkes Kabupaten Malang 2022

Saat ini, Indonesia mengalami transisi epidemiologi penyakit dan kematian yang disebabkan oleh pola gaya hidup, meningkatnya status sosial ekonomi dan bertambahnya usia harapan hidup. Awalnya penyakit tersebut didominasi oleh penyakit menular, namun kini penyakit tidak menula (PTM) terus meningkat dan melampaui penyakit menular.

Prevalensi PTN di Indonesia berdasarkan Riskesda 2018, hipertensi usia >18 tahun (25,8%), penyakit jantung koroner (PJK) > 15 tahun (1,5%), gagal jantung (0,3%), gagal ginjal kronik (7,69%), stroke (12,1%), asma (4,8%), PPOK (3,8%), kanker (3,6%), diabetes mellitus (3,0%), dan hypertyroid (0,4%).

Sedangkan, beberapa faktor risiko PTM seperti obesitas laki-laki (19,7%), obesitas perempuan (32,9%), obesitas sentral (31%), konsumsi tembakau (33,8%) dan kurang makan sayur maupun buah (93,5%).

Laporan SPM Kabupaten Malang (hingga Agustus 2022) menunjukkan bahwa, untuk capaian SPM usia produktif sebesar 37,35% atau 626.298 orang, capaian pelayanan penderita hipertensi sebanyak 26,05% atau 214.634 orang, dan capaian pelayanan kesehatan penderita diabetes mellitus sebesar 45,16% atau 18.984 orang.

Narasumber, peserta, dan panitia berpose bersama usai pembukaan Rakontek Program PTM Dinkes Kabupaten Malang

Dari data itu, memperlihatkan bahwa capaian SPM di Kabupaten Malang masih rendah, belum mencapai target 100%. Salah satu faktor penyebabnya, selain manajemen program yang belum mantap, belum sinerginya pencatatan dan pelaporan dari lintas program dan jejaring, masih rendahnya kedisiplinan dalam menginput hasil skrining pada ePuskesmas serta penatalaksanaan hipertensi dan diabetes mellitus.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Tri Awignami Astoeti, SKM, M.MKes yang mewakili Plt. Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, untuk itu diperlukan upaya koordinasi lintas program di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang agar bersinergi dalam penyamaan persepsi dan pemahaman tentang program PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa), baik dalam standar pelayanan, pencatatan dan pelaporannya.

Sinergisitas itu mencakup Bidang Kesehatan Masyarakat (program Lansia, UKS, KIA dan Kespro), Bidang P2P (program GIF, UBM, IVA, TB-DM, Pandu PTM, Keswa, dan Napza). Kesemuanya itu tidak lain agar capaian target SPM maupun integrasi bisa terpenuhi sehingga muncul kesamaan pemahaman dalam upaya pencapaian SPM di bidang kesehatan dan capaian program.

Setelah memberikan sambutan, Kabid P2P berkenan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teksnis (Rakontek) Program PTM dan Keswa dengan Lintas Program di Dinkes Kabupaten Malang tahun 2022.

Suasana pembukaan Rakontek Program PTM di Grand Miami Ballroom Lantai 7

Rakontek Program PTM dan Keswa ini diselenggarakan selama dua hari dari 29 hingga 30 September 2022 di Ballroom Lantai 7 Grand Miami Hotel, sebuah hotel bintang empat, yang beralamatkan di Jalan Jatirejoyoso No. 01 Dusun Dawuhan RT 01 RW 01 Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Rakontek ini melibatkan peserta dari lintas program pada Dinkes Kabupaten Malang dan Puskesmas se-Kabupaten Malang (39 Puskesmas). Rakontek Gelombang 1 pada Kamis (29/09/2022) menghadirkan peserta yang terdiri dari lintas program Dinkes (Kabid P2P, Sub Koordinator Substansi PTM Keswa, Sub Koordinator Substansi Yanprim, PP PTM, PP Promkes, PP Lansia,PP PSI PK Yankes, PP Farmasi, PP Pelayanan Rujukan, PP Kesga, PP Promkes, PP Jiwa, PP Gifu, dan sejumlah staf PTM lainnya), dan Puskesmas (Kepala Puskesmas, PJ PTM, PJ Promkes, dan PJ Lansia).

Hari pertama ini, yang dihadirkan 20 Puskesmas yakni Donomulyo, Kromengan, Pagak, Sumbermanjing Kulon, Bantur, Wonokerto, Gedangan, Sitiarjo, Sumbermanjing Wetan, Dampit, Pamotan, Tirtoyudo, Ampelgading, Poncokusumo, Wajak, Turen, Bululawang, Gondanglegi, Ketawang, dan Pagelaran. 

Sedangkan, untuk gelombang 2 esok harinya akan dihadirkan 19 Puskesmas meliputi Kasembon, Ngantang, Pujon, Dau, Karangploso, Lawang, Ardirejo, Singosari, Pakis, Jabung, Tumpang, Tajinan, Pakisaji, Kepanjen, Kalipare, Sumberpucung, Ngajum, Wonosari, dan Wagir.

Dua narasumber dari Dinkes Provinsi Jatim menyimak paparan Sub Koordinator Substansi PTM dan Keswa Dinkes Kabupaten Malang

Dalam rakontek gelombang 1 ini terdapat 3 narasumber. Narasumber 1 diisi oleh Sub Koordinator Substansi PTM Keswa Paulus Gatot Kusharyanto, SKM dengan judul “Kebijakan, Renstra Capaian P2PTM Tahun 2022 di Kabupaten Malang.

Dalam penjelasannya, Paulus mengatakan bahwa capaian skrining usia 15 tahun ke atas (Januari-Agustus 2022) yang baru mencapai 35,64%. Hal ini tidak terlepas dari permasalahan program PTM di Dinkes dan Puskesmas.

Kemudian narasumber 2 berasal dari Seksi PTM Dinkes Provinsi Jawa Timur, Wari Iin Dehasworo, SKM, dengan titel “Kebijakan, Strategi dan Monev Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.”

Pada kesempatan itu, Wari Iin menjelaskan bahwa Kabupaten Malang menjadi percontohan PTM Nasional. Sehingga, ia yakin bahwa Puskesmas sudah melakukan segala daya upaya, hanya sayangnya masih per program. “Coba kalau dikompilasi maka akan meningkat tajam”, terang Wari Iin.

Peserta Rakontek mendengarkan pemaparan narasumber

Lebih lanjut, Wari Iin juga memuji inovasi SMARThealth di Kabupaten Malang. Ia yakin semua provinsi yang ada di Indonesia sudah ada Pandu PTM. Hanya saja kelebihan Kabupaten Malang karena memiliki keunggulan dengan inovasi SMARThealth, sementara di daerah lain belum ada. “Sistem pendataan luar biasa SMARThealth. Di SMARThealth lengkap dengan by name by address” kata Wari Iin.

Memasuki pemaparan materi 3, dilakukan peregangan otot dengan melakukan senam agar supaya peserta tidak tegang dan menjadi rilek lagi sehingga bisa mudah menyerap materi lagi. Setelah senam, baru narasumber 3 dari Seksi Promkes Dinkes Provinsi Jawa Timur, Citra Ervina Ahiyanasari, SKM memaparkan materi “Peran Serta Kader Kesehatan Pada Posyandu Prima.”

Pada paparan materi 3 ini terdapat banyak pertanyaan, karena munculnya istilah Posyandu Prima. Posyandu Prima ini saat ini sedang diuji coba di Surabaya. Kata Citra Ervina, keberadaan Posyandu Prima ini nanti akan menggantikan Ponkesdes. Giat Posyandu Prima itu nanti pelayanannya setiap hari.

Usai materi 3, acara akan dilanjutkan dengan rencana tindak lanjut dari rakontek ini, Namun di sela-sela itu, PP PTM Dinkes Kabupaten Malang Nur Ani Sahara, S.Kep. Ners mengumumkan pemenang lomba Hari Merdeka Agustus 2022 dalam rangka peningkatan capaian SPM Hipertensi di Kabupaten Malang.

Peserta Rakontek menikmati hidangan makan siang di lobby Ballroom

Pemenangnya diumumkan ada 3 Puskesmas, yaitu Puskesmas Kromengan sebagai Puskesmas tertinggi Pertama dengan jumlah 320,1%, Puskesmas Pagak sebagai Puskesmas tertinggi Kedua dengan jumlah 266,7%, dan Puskesmas Bululawang sebagai Puskesmas tertinggi Ketiga dengan jumlah 239, 9%.

Setelah pengumuman pemenang, Nur Ani langsung meneruskan dengan membacakan rencana tindak lanjut dari rakontek Program PTM ini yang disepakati oleh peserta rakontek.

Acara rakontek Program PTM yang dimulai pada pukul 08.55 WIB ini, berakhir pada pukul 13.08 WIB. Penutupan dilakukan oleh Sub Koordinator Substansi PTM Keswa Dinkes Kabupaten Malang. Dalam penutupan itu, Paulus mewakili dari Seksi PTM dan Keswa Dinkes mengucapkan terima kasih atas perhatian peserta dari awal hingga akhir, dan berharap semua Puskesmas di Kabupaten Malang sudah bisa Pandu PTM dan UBM tahun depan.

Usai ditutup, peserta dipersilakan mencicipi hidangan makan siang yang telah disediakan oleh pihak hotel dengan aneka menu di lobby Grand Miami Ballroom.  Ada coto Makasar, steamed rice, nasi goreng seafood, mie goreng, kalian garlic sauce, ayam betutu, ikan saus tiga rasa, daging kecap, acar, sambal, saus tomat, saus sambal, kerupuk udang, es rujak gobet, assorted slice fruit, assoreted pudding, mineral water, infused water, dan pineapple juice. *** [290922]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo


Share:

Senin, 20 Juni 2022

Peringkat Total Capaian BDD FR PTM Kabupaten Malang

Ilustrasi gambar: Photo via Pexel By Yaroslav Shuraev

Hasil rekapitulasi akhir Bulan Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (BDD FR PTM) Kabupaten Malang pada hari ini, Senin (20/06/2022) usai dihitung oleh Seksi PTM dan Kesehatan Jiwa (PTM Keswa) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang berdasarkan total capaian harian dari tanggal 18 Mei hingga 18 Juni 2022, diperoleh hasil peringkat sebagai berikut:


PERINGKATPUSKESMASSASARAN >= 15 TAHUNTOTAL CAPAIAN
1TUREN94.48040.345
2TIRTOYUDO50.49130.597
3BULULAWANG57.82028.542
4GONDANGLEGI39.41926.869
5DAMPIT54.06226.832
6SUMBERPUCUNG43.43225.841
7PAMOTAN46.03524.542
8PONCOKUSUMO77.54818.130
9LAWANG87.23517.882
10PAKIS113.59216.442
11JABUNG60.45413.429
12GEDANGAN43.89113.023
13WONOSARI34.46012.686
14WAJAK67.24610.081
15KETAWANG29.3069.974
16KROMENGAN32.0169.113
17TUMPANG62.8828.689
18KALIPARE51.1978.546
19WAGIR67.6898.368
20PAGAK23.8318.052
21AMPEL GADING44.5518.005
22SINGOSARI76.4457.504
23NGAJUM40.6267.015
24DONOMULYO52.1776.988
25PAGELARAN55.3516.889
26ARDIMULYO62.8806.485
27KEPANJEN86.6895.985
28NGANTANG47.2615.954
29KASEMBON25.4695.820
30WONOKERTO30.1075.324
31PAKISAJI69.5795.194
32TAJINAN43.8734.491
33PUJON55.2104.119
34SUMBERMANJING WETAN44.6103.573
35DAU57.1943.473
36SITIARJO31.1933.093
37SUMBERMANJING KULON14.4023.071
38BANTUR27.4452.926
39KARANGPLOSO63.4392.691
TOTAL2.065.587456.583


Share:

Sabtu, 27 Februari 2021

Instal Aplikasi eKader Versi Pascaperbaikan di Puskesmas Gondanglegi

Hari ketiga instal aplikasi eKader setelah mengalami penyempurnaan dari programmer, dihelat di Puskesmas Gondanglegi yang beralamatkan di Jalan Diponegoro No. 62 Dusun Krajan Satu, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (23/02/2021).

Tampak hadir dalam acara ini adalah 4 orang dari Seksi PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Pemegang Program PTM Puskesmas Gondanglegi, perawat Desa Sepanjang, dan 5 kader dari Desa Sepanjang.

Acara ini dmulai pukul 09.15 WIB dengan diawali sambutan singkat dari Kepala Puskesmas (Kapus) Gondanglegi dr. Widya Damayanti, MMRS. Dalam sambutan itu, Kapus mengucapkan selamat datang kepada rombongan Dinkes yang terdiri 4 cowok, dan berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Namun, Kapus juga mohon maaf bila tidak bisa mendampingi secara full karena berbarengan dengan adanya audit keungan di lantai atas. Oleh sebab itu, sebelum Kapus meninggalkan tempat, diadakan foto bersama dengan Kapus.


Kader bersama rombongan Dinkes dan Kepala Puskesmas Gondanglegi

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Seksi PTM dan Keswa Paulus Gatot Kusharyanto, SKM. Dalam sambutan itu, Paulus menjelaskan tentang aplikasi eKader dan Posbindu PTM serta memperkenalkan staf PTM yang bakal menjadi penanggung jawab SMARThealth di lingkungan wilayah kerja Puskesmas Gondanglegi.

Wildan Adi Yatma, S.Psi, staf PTM dan Keswa yang ditunjuk sebagai penanggung jawab SMARThealth Gondanglegi kemudian memperkenalkan diri secara langsung. Dalam perkenalan itu, Wildan juga mengajak kader Sepanjang agar tetap semangat dalam replikasi SMARThealth ini.


Panduan Menginstal aplikasi eKader

Setelah itu, menginjak acara inti dengan penyampaian materi cara menginstal aplikasi eKader oleh Candra Hernawan, S.Kom, staf PTM yang membidangi IT. Dalam penyampain itu, Candra menggunakan proyektor agar tulisannya bisa terbaca oleh kader.

Karena pelatihan instalasi ini dilakukan di Ruang Apel Staf Puskesmas di lantai bawah agak ke belakang, maka ketika ada jam relaksasi, peserta instalasi tersebut diajak mengikuti senam peregangan bersama dengan staf Puskesmas Gondanglegi. Senam peregangan ini sudah jamak dalam keseharian para staf di lingkungan Puskesmas Gondanglegi.


Senam peregangan peserta instalasi aplikasi eKader bersama staf Puskesmas Gondanglegi

Setelah relaksasi, peserta upgrade aplikasi melanjutkan kembali melakukan instalasi. Mereka dipandu secara bertahap dengan memberikan instruksi langkah-langkahnya. Pertama, klik Play Store di tablet yang dipegang oleh kader. Kemudian ketikkan tulisan ‘eKader’ pada kotak telusur aplikasi dan game di Play Store.

Bila benar, akan muncul aplikasi yang bertuliskan eKader Health Worker. Lalu, kader tinggal menekan tombol instal yang berada di kotak dengan dominasi warna hijau. Tahapan akan dikatakan selesai bila tulisan instal telah berubah menjadi buka. Tetapi pada kenyataannya ada 2 kader yang mengalami kesulitan untuk menginstal.


Praktek memasmasukkan data dengan menggunakan aplikasi eKader

Prediksi awal, hal ini disebabkan lemahnya sinyal wifi di Puskesmas Gondanglegi. Akan tetapi setelah diusut, ternyata loading proses instal yang cukup lama itu disebabkan karena belum dihapusnya file aplikasi eKader yang lama oleh kader.

Kebetulan aplikasi eKader ini didesain programmernya tidak bisa melakukan replace. Sehingga, jalan terbaik adalah dengan menghapus aplikasi yang lama terlebih dahulu, baru kemudian diinstal dengan aplikasi versi pascaperbaikan tersebut.


Kader Desa Sepanjang

Sedangkan, kasus yang dihadapi oleh kader yang satunya, loading cukup lama disebabkan oleh penuhnya memori yang ada pada tabletnya (full memory storage). Ini mau tidak mau, kader dianjurkan untuk merelakan menghapus atau menghilangkan sebagian filenya agar supaya bisa dilakukan instal. Hingga selesai, kader ini pun masih harus mengurangi file memorinya, dan disuruh berlatih sendiri di rumah.

Bagi yang tidak mengalami kendala, kader dipersilakan berlatih memasukkan data dengan menggunakan aplikasi eKader. Mulai dari mengisi username dan password sampai kepada anamnese dan pengukuran kesehatan. Inputan data yang berhasil akan langsung muncul di ePuskesmas.

Dalam input data itu, terlihat perawat desa Sepanjang Istuning Nur Choirunnisa, A.Md. Kep turut juga belajar memasukkan data ke dalam aplikasi eKader tersebut, dan hasilnya berhasil masuk ke ePuskesmas.

Di penghujung acara upgrade aplikasi ini, diteruskan dengan closing statement dari Kasi PTM dan Keswa. Dalam pernyataan penutupnya itu, Paulus mengucapkan terima kasih kepada peserta latihan instalasi aplikasi ini. Paulus juga berharap semoga pelaksanaan replikasi SMARThealth bisa membantu memenuhi target capaian SPM di lingkungan Puskesmas Gondanglegi, dan jangan mudah menyerah. *** [230221]


Penulis: Budiarto Eko Kusumo   ǀ   Penyunting Naskah: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Kamis, 25 Februari 2021

Instal Aplikasi eKader Versi Pascaperbaikan di Puskesmas Pakisaji

Setelah staf PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang melakukan uji coba aplikasi eKader pascaperbaikan di Ruang PTM dan Keswa (05/02/2021), mereka mencoba menjadwalkan instalasi aplikasi tersebut ke handphone atau tablet yang dipegang oleh kader.

Hari pertama instalasi aplikasi eKader dilaksanakan di Ruang Pertemuan Puskesmas Pakisaji yang beralamatkan di Jalan Pakisaji No. 19 Dusun Jatirejo RT 10 RW 02 Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (13/02/2021).

Instalasi ini menyasar kader Karangduren dan Kendalpayak. Setiap desa terdapat 5 kader kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan SMARThealth beberapa waktu yang lalu. Mereka datang dari desanya masing-masing menuju ke Puskesmas Pakisaji.


Kader dan Perawat mendengarkan panduan instalasi aplikasi eKader

Sebelum instalasi, acara diisi dengan sambutan dari Kepala Puskesmas (Kapus) Pakisaji dr. Nur Syamsu Dhuha. Dalam sambutannya, Kapus mengucapkan selamat datang kepada yang hadir, dan merasa senang dengan adanya daya dukung program-program yang sudah ada, serta berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi semua.

Usai sambutan Kapus, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Seksi PTM dan Keswa Paulus Gatot Kusharyanto, SKM. Pada kesempatan itu, Paulus mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan satu pertemuan penting sebagai tindak lanjut dari pelatihan yang ada di Ollino Garden Malang, dan berharap setelah nanti dilakukan instalasi aplikasinya segera melaksanakan kegiatan Posbindu SMARThealth di desanya masing-masing.

Pukul 09.33 WIB, acara diteruskan dengan instalasi aplikasi eKader yang dipandu oleh  Candra Hernawan, S.Kom, staf PTM dan Keswa yang mebidangi IT, dengan menggunakan proyektor yang  disorotkan di layar. Para kader tinggal mengikuti langkah-langkah yang ditunjukkan melalui layar tersebut.


Staf PTM dan Keswa mendampingi kader dalam proses instal eKader

Pertama-tama, aplikasi lama yang ada di handphone kader dihapus terlebih dahulu. Dalam menghapus ini dibantu sejumlah staf PTM dan Keswa yang lainnya serta seorang dari Sekretariat SMARThealth.

Setelah terhapus, kader bisa melakukan instalasi aplikasi yang baru dengan mengunduhnya dari Play Store. Caranya klik Play Store yang dilambangkan dengan segitiga biru muda. Setelah itu ketikkan tulisan eKader di bar atas tempat telusur aplikasi dan game.

Bila tidak ada halangan sinyal, akan muncul eKader Health Worker. Selanjutnya kader tinggal menekan instal yang berada di kotak berwarna hijau. Instalasi ini memerlukan proses beberapa menit untuk mengunduh aplikasi tersebut.


Staf PTM yang membidangi Indera membantu kader dalam input data

Dalam proses ini, sejumlah staf PTM dan seorang dari Sekretariat SMARThealth sudah mulai berkeliling ke tempat duduk para kader tersebut. Karena pada saat itu, sudah akan muncul sejumlah pertanyaan dari kader.

Ada yang cepat dan ada yang lemot. Hal ini tergantung pada spesifikasi HP, memori, dan kekuatan sinyal di dalam ruangan tersebut. Pada proses instal aplikasi itu, kader Kendalpayak tidak menemui kendala yang berarti, karena HP yang dibawa kader tersebut umumnya seri baru.

Beda halnya dengan yang dialami oleh kader Karangduren. Ada 2 kader yang mengalami kesukaran dalam melakukan instalasi. HP milik Siswanti bermerk OPP A5s menemui sedikit hambatan. Begitu juga dengan HP milik Sujiati Andri Astuti merk Asus Lollipop versi 5.1 juga mengalami kesulitan.


Dua staf PTM terlihat mendampingi kader yang mengalami kendala dalam input data

Setelah dicek spesifikasinya, ternyata sudah memenuhi anjuran dari programmernya. Kendalanya berada di memorinya. Kedua HP tersebut memorinya sudah menipis untuk melakukan instalasi aplikasi eKader. Sehingga harus ada yang ‘direlakan’ untuk dihapus. Umumnya mereka menghapus file selfi-selfinya.

Setelah terinstal semua, kader melanjutkan dengan cara mengoperasikan aplikasi itu. Mula-mula, kader melakukan login dari username dan password yang dikirimkan ke masing-masing kader. Akan tetapi, setelah dipraktekkan tidak bisa. Kemudian pemandu menampilkan username untuk setiap kader Karangduren dan Kendalpayak beserta kata sandinya (password).

Tahapan ini bisa dilalui semua dengan baik. Kemudian dalam proses menginput data dengan aplikasi eKader ditemui 2 kader Kendalpayak yang menghadapi kesulitan dalam menginput tanggal lahir dan provinsi. Namun kemudian bisa teratasi dengan melakukan input data ulang secara perlahan-lahan. Penulisan KTP haruslah benar. Bila kurang satu digit saja, kader tidak bisa melakukan pencarian yang ada di database ePuskesmas.


Tim Sekretariat SMARThealth mendampingi kader Kendalpayak dalam input data

Usai terinput semua data kader baik dengan pencarian di ePuskesmas atau menginput baru bagi yang tidak pernah periksa ke Puskesmas/Ponkesdes, maka data itu seharusnya langsung masuk ke dalam ePuskesmas pada saat itu juga melalui bridging eKader dan ePuskesmas. Tapi pada kenyataannya, dari 10 kader yang telah praktek input data pribadi kader ternyata ada 2 inputan kader yang tidak masuk ke dalam ePuskesmas.

Pukul 11.12 WIB praktek aplikasi eKader yang baru berakhir. Staf Keswa Gatot Sujono, S.St., M.Pd menyampaikan rasa terima kasih kepada kader yang sudah berkenan belajar memasukkan data lewat internet tersebut.

“Meskipun tidak pernah periksa di Puskesmas, bisa diinput oleh kader dengan input data baru lewat eKader” jelas Gatot Sujono.

Lebih lanjut, Gatot mengatakan bahwa sesuatu yang wajar setiap mempelajari yang baru akan menemui kendala. Pada kesempatan ini, Gatot juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran kader-kader di acara instalasi aplikas eKader, dan tak lupa pula terima kasih atas perawat desa Karangduren dan Kendalpayak yang turut mendampingi kader-kadernya. *** [130221]


Penulis: Budiarto Eko Kusumo   ǀ   Penyunting Naskah: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog