Tampilkan postingan dengan label Ponkesdes Mugi Rahayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ponkesdes Mugi Rahayu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Maret 2022

Giliran Dukuh Karangduren Jadi Lokasi Giat Posbindu SMARThealth

Bulan Maret ini, giat Posbindu SMARThealth diadakan di Dukuh Karangduren. Hari ini, Jumat (18/03/2022), Dukuh Karangduren mendapat giliran bagi penyelenggaraan giat Posbindu SMARThealth.

Giat ini berbarengan dengan giat Posyandu Balita namun lokasinya beda tempat. Lokasi giat Posbindu SMARThealth berada di rumah Hanudji yang beralamatkan di Gang 1B No. 31 Dukuh Karangduren RT 02 RW 01 Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Sementara giat Posyandu Balita berada di seberang jalan agak serong ke barat.

Acara giat Posbindu SMARThealth dimulai pada pukul 09.00 WIB. Di teras depan, kader SMARThealth telah menempati posisi masing-masing dalam melakukan skrining kesehatan. Lima kader tersebut berbagi peran sesuai layanan pemeriksaan yang ada di Posbindu SMARThealth.

Kader SMARThealth berpose bersama staf Dinkes Kabupaten Malang dan perawat desa Karangduren, Kec. Pakisaji

Warga sekitar yang akan melakukan periksa kesehatan, akan menjumpai kader SMARThealth Sujiati Andri Astutik untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Kader Sujiati akan menuliskan biodata warga ke dalam Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM  di Posbindu sesuai dengan yang ada di KTP.

Usai registrasi, warga akan bertemu dengan kader SMARThealth Alfin Andiyanti. Di situ, kader Alfin akan melakukan skrining sesuai dengan pertanyaan yang terdapat dalam Form Deteksi Dini tersebut, dan setelah itu warga dipersilakan melakukan pengukuran tekanan darah. Pengukuran tensi dilakukan oleh kader SMARThealth Lia Suwandewi. Hasil pengukurannya dicatat oleh kader Alfin ke dalam Form Deteksi Dini.

Setelah mendapat layanan pengukuran tensi, warga lanjut untuk pengecekan gula darah dan kolesterol. Petugas yang melayani pemeriksaan tersebut adalah kader SMARThealth Siswanti yang habis melepas masa munibnya. Hasil pengukuran gula darah maupun kolesterol juga dituliskan ke dalam Form Deteksi Dini.

Cek gula darah

Setelah itu, warga dengan membawa Form Deteksi Dini tersebut dipersilakan untuk menghadap ke perawat desa Karangduren Evi Dyah Prahesti, A.Md. Kep guna mendapat layanan konsultasi kesehatan terkait dengan hasil deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM). Apabila dari konsultasi itu, warga terindikasi memiliki faktor risiko tinggi (highrisk) maka perawat akan memberikan obat selama seminggu.

Dari tempat perawat desa, warga sudah bisa meninggalkan lokasi. Sementara itu, lembar Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM  di Posbindu itu diambil oleh kader SMARThealth Riska Febri untuk dilakukan entry data dengan menggunakan aplikasi eKader.

Dalam melakukan entry data, semua kader mengalami kendala karena aplikasi eKader mengalami lemot. Selain itu, ada satu kader yang handphonenya kurang support terhadap aplikasi eKader. HP kader Sujiati masih menggunakan Android versi 5 sementara aplikasi eKader berbasis Android versi 6.

Perawat desa Karangduren membuka layanan konsultasi layanan kesehatan di Posbindu SMARThealth

Giat Posbindu ini berakhir pada pukul 10.37 WIB. Dari target undangan sebanyak 30 orang, kader SMARThealth berhasil memeriksa 10 warga dengan rincian ada 1 orang laki-laki dan 9 orang perempuan.

Tampak hadir dalam giat tersebut adalah staf PTM Dinkes Kabupaten Malang yang terdiri dari Candra Hernawan, S.Kom dan Nur Ani Sahara, S.Kep. Ns yang didampingi oleh Zahira Syalwa, seorang mahasiswi magang Kesmas Universitas Negeri Malang, serta Tim SMARThealth Universitas Brawijaya (UB).

Sebagai penutup acara, dilakukan foto bersama antara staf Dinkes Kabupaten Malang dengan perawat desa beserta kader SMARThealth Desa Karangduren. Pulangnya dibawain bubur nasi dengan irisan telur, kering tempe serta perkedel sebagai ungkapan Jumat berkah dari tuan rumah. *** [180322]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo


Share:

Jumat, 19 November 2021

Pembelajaran Dokter Muda FKUB Dalam Giat Posbindu SMARThealth Di Desa Karangduren

Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan (IKM KP) Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) pada periode November – Desember 2021 ini, menyelenggarakan pembelajaran dokter muda pada desa intervensi SMARThealth.

Hari ini, Kamis (18/11/2021), ada giat yang diikuti oleh dokter muda FKUB di 3 desa dalam waktu yang bersamaan, yaitu Karangduren, Kendalpayak, dan Sukolilo. Bagi dokter muda, hal itu bukan merupakan masalah karena memang ada 5 kelompok dokter muda yang akan berada di lapangan.

Kader SMARThealth, kader Posyandu, Tenaga Kesehatan Desa Karangduren dan dokter muda FKUB berpose dengan staf PTM dan Keswa Dinkes Kabupaten Malang

Untuk desa Karangduren, pembelajaran dokter muda FKUB dilakukan oleh Kelompok 3 (Rizki Maulidhea Fakhmi, Reselina Utami, Siti Aminah Binti Patawari, Sri Utami, Vita Febrylia Adzima, Salsa Aulia Achsan) di bawah bimbingan dr. Harun Al Rasyid, M.P.H., dan dr. Safitri Dwicahyani, M.P.H. Pembelajaran dokter muda FKUB Kelompok 3 ini membaur dalam giat Posbindu SMARThealth Desa Karangduren.

Giat Posbindu SMARThealth diselenggarakan di Gedung Serbaguna yang berada di Jalan Adi Mulyo, Dusun Karangduren RT 05 RW 01 Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Pengukuran tinggi badan oleh dokter muda FKUB

Acara giat ini dimulai pada pukul 08.15 WIB. Seperti biasanya, dalam giat Posbindu SMARThealth diisi dengan pemeriksaan faktor risiko atau skrining penyakit tidak menular (PTM) yang ada hubungannya dengan penyakit kardiovaskular dan pembuluh darah lainnya, seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan obesitas.

Warga yang hadir untuk ikut pemeriksaan ini, langkah pertama adalah melakukan registrasi di meja 1 dengan menyerahkan foto kopi KTP. Di meja 1 itu terdapat dua kader Posyandu yang melakukan pendaftaran kepada warga, yaitu Indah Herawati dan Mulyaningsih.

Pengukuran tekanan darah oleh kader SMARThealth

Kedua kader tersebut akan menuliskan biodata warga yang hadir ke dalam Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM di Posbindu. Dari meja 1, warga akan menuju ke meja 2 dengan membawa form tersebut. Di meja 2, warga akan diukur tinggi dan berat badannya oleh dokter muda Vita Febrylia Adzima dan Siti Aminah Binti Patawari. Hasil pengukurannya akan dituliskan ke dalam Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM dan Kuesioner Surveillance PTM Berdasarkan WHO STEPS Instrument for Non-Communicable Disease Risk Factor Surveillance.

Setelah itu, warga akan diukur lingkar perutnya oleh kader SMARThealth Lia Swandewi, dan terus lanjut dengan pengukuran tekanan darah. Yang melakukan pengukuran tekanan darah ada dua orang kader SMARThealth, yaitu Sujiati Andri Astutik dan Siswanti.

Skrining oleh perawat dan bidan Ponkesdes Mugi Rahayu

Dari meja 2, warga akan lanjut menuju ke meja 3. Meja 3 ini merupakan skrining dengan menggunakan Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM Posbindu. Skrining dilakukan oleh dua tenaga kesehatan desa, yaitu perawat Evi Dyah Prahesti, A.Md. Kep., dan bidan Lusi Eko Safitri, A.Md. Keb., dan dibantu oleh kader SMARThealth Riska Febri Saputri.

Usai diskrining di meja 3, warga dipersilakan menuju ke meja 4. Di meja 4, warga akan menerima layanan pemeriksaan cek gula darah oleh dokter muda Salsa Aulia Achsan. Setelah dicek gula darahnya, warga akan diwawancarai oleh dokter muda yang lainnya dengan menggunakan Kuesioner Surveillance PTM Berdasarkan WHO STEPS Instrument for Non-Communicable Disease Risk Factor Surveillance.

Wawancara oleh dokter muda dengan menggunakan Kuesioner Surveillance PTM Berdasarkan WHO STEPS Instrument for Non-Communicable Disease Risk Factor Surveillance

Ada 3 dokter muda yang siap dengan kuesioner tersebut, yaitu Rizki Maulidhea Fakhmi, Reselina Utami, dan Sri Utami. Dalam kuesioner itu, warga akan ditanya perihal faktor risiko yang dimilikinya maupun pengetahuan yang menyangkut penyakit jantung.

Setelah itu, warga akan mengikuti pretest sebentar, mendengarkan penyuluhan secara face to face beberapa menit, dan diakhir dengan posttest. Langkah ini untuk melihat pengetahuan warga sebelum dan sesudah diberikan pemahaman mengenai hipertensi, diabetes mellitus dan gaya hidup CERDIK.

Acara giat Posbindu SMARThealth ini selesai pada pukul 10.30 WIB. Dari 50 undangan yang disebar, berhasil dilakukan skrining terhadap 28 orang dan semuanya adalah kaum ibu. Dari 28 orang yang hadir dan diskrining itu, diketahui ada 13 orang yang memiliki hasil pengukuran tekanan darah kategori tinggi dan 6 orang yang mempunyak hasil cek gula darah kategori tinggi. *** [181121]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo


Share:

Selasa, 29 Juni 2021

Giat Posbindu PTM Karangduren Menyasar Warga Perumahan

Penyelenggaraan giat Posbindu PTM Karangduren pada bulan ini diadakan di Posyandu Durian 4 pada Selasa (29/06/2021).  Lokasi Posyandu 4 ini berada di Perum Karangduren Permai Blok I /31 Dusun Golek RT 07 RW 07 Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Tujuan dilaksanakan di Posyandu Durian 4 ini, giat Posbindu PTM ingin menyasar warga Perum Karangduren Permai, suatu perumahan yang berada di Jalan Raya Karangduren arah pertigaan Pakisaji.

Kader SMARThealth dan Posyandu berpose bersama perawat dan staf PTM

Warga perumahan tersebut umumnya kaum pekerja sehingga kemungkinan hadir itu tipis. Akan tetapi, para kader berusaha untuk menyelenggarakan di situ agar supaya bisa menjaring yang bisa dulu untuk dilakukan skrining kesehatan.

Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB. Ada 4 meja yang harus dilalui warga yang hendak memeriksakan diri sebagai alur layanan giat Posbindu PTM ini. Meja 1 merupakan meja pendaftaran. Di meja 1 ada kader Posyandu (Balita + Lansia) Gutik Kasiati yang akan mendaftar dan melakukan pengukuran antropometri (tinggi badan, berat badan, lingkar perut) kepada warga. Biodata dan hasil pengukurannya akan dituliskan dalam Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM di Posbindu.

Pengukuran berat badan

Dari meja 1, warga akan lanjut pemeriksaannya ke meja 2. Di meja 2 itu ada kader Posyandu Lansia dan Posbindu Indayani dan Sari Dewi Wulandari yang siap melayani pengukuran tekanan darah dan melakukan skrining kepada warga dengan menanyakan riwayat PTM pada keluarga, riwayat PTM pada warga tersebut, faktor risiko perilaku, faktor risiko fisik, dan Self Reporting Questionnaire 29 (SRQ 29).

Setelah itu, warga akan bergeser ke meja 3. Di meja 3 ini ada kader SMARThealth Julaikah dan Sujiati Andri Astuti. Kader Julaikah melakukan pengecekan gula darah dan kolesterol, sedangkan kader Sujiati mengentri data warga dengan menggunakan aplikasi eKader.

Kader melakukan skrining dengan Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM

Terakhir adalah meja 4. Meja ini merupakan meja konsultasi dengan petugas kesehatan. Dalam konsultasi itu, warga terlebih dahulu menyerahkan Form Deteksi Dini Faktor Risiko PTM di Posbindu yang sudah diisi hasil pengukuran kesehatan.

Di meja 4 ini, warga dipersilakan mengungkapkan keluhan fisik yang dirasakan terlebih dahulu. Petugas kesehatan akan mendengarkan sambil melihat hasil pengukuran antropometri dan laborat sederhana tersebut.

Pengukuran tekanan darah

Dari situ, petugas kesehatan dalam hal ini perawat Desa Karangduren Evi Dyah Prahesti, A.Md. Kep., akan melakukan identifikasi faktor risiko PTM, edukasi serta tindak lanjut. Bila dalam identifikasi tersebut ditemui faktor risiko PTM tinggi (highrisk) maka perawat Evi Dyah akan memberikan sejumlah obat untuk beberapa hari.

Dengan selesainya konsultasi itu maka selesai pula rangkaian pemeriksaan setiap warga dalam giat Posbindu PTM tersebut. Dengan demikian warga sudah boleh meninggalkan tempat alias boleh pulang.

Cek gula darah

Giat Posbindu PTM Desa Karangduren ini dihadiri oleh staf PTM Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Wildan Adi Yatma, S.Psi yang mewakili Koordinator PTM Dinkes Nur Ani Sahara, S.Kep. Ns. Kebetulan ada dua desa binaannya dalam replikasi SMARThealth yang berbarengan pelaksanaan giat Posbindunya. 

Jika menghadiri dua giat Posbindu PTM sekaligus dalam waktu yang sama, hal itu tidaklah memungkinkan. Sehingga, giat Posbindu PTM yang di Karangduren diwakilkan, sementara itu Nur Ani menghadiri giat Posbindu PTM di Desa Kendalpayak.

Konsultasi dengan petugas kesehatan

Hari ini kebetulan memang ada 3 giat Posbindu PTM yang jadwal hari dan jamnya berlangsung bersamaan, yaitu Karangduren, Kendalpayak, dan Sukolilo. Sehingga, Seksi PTM Dinkes Kabupaten Malang harus membagi tugas stafnya untuk hadir dalam giat tersebut.

Acara giat Posbindu PTM Karangduren berakhir pada pukul 10.30 WIB dan berhasil memeriksa warga perumahan sebanyak 17 orang dari 35 undangan yang disebar. Dari 17 warga yang terperiksa itu, rinciannya ada 4 laki-laki dan 13 perempuan.

Setelah rekapitulasi, acara giat Posbindu PTM ditutup dengan melakukan foto bersama antara kader SMARThealth, Posyandu + Balita, perawat Desa Karangduren, dan staf PTM Dinkes Kabupaten Malang. *** [290621]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo


Share:

Jumat, 28 Mei 2021

Ponkesdes Mugi Rahayu Karangduren Gelar Posbindu PTM

Sesuai jadwal yang disampaikan ke Seksi PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, giat Posbindu PTM Desa Karangduren diadakan pada Jumat (28/05/2021). Perawat desa memprakarsai giat Posbindu PTM kali ini digelar di Ponkesdes Mugi Rahayu Desa Karangduren yang beralamatkan di Jalan Raya Karangduren No. 45 Dusun Karangduren RT 07 RW 02 Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Acara giat Posbindu PTM ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh staf PTM Candra Hernawan, S.Kom dan salah seorang Tim SMARThealth Universitas Brawijaya (UB). Acara giat ini tergolong singkat, sekitar satu jam lamanya, dan berhasil melakukan skrining terhadap 19 orang dengan rincian laki-laki ada 3 orang serta perempuan sejumlah 16 orang.


Kader SMARThealth bersama staf PTM Dinkes Kabupaten Malang

Lazimnya giat Posbindu PTM, setiap warga yang memeriksakan diri senantiasa harus melewati semua meja yang ada. Meja 1 merupakan meja pendaftaran. Di meja 1 ini terdapat kader SMARThealth Sujiati Andri Astutik yang melakukan pendaftaran kepada warga yang akan memeriksakan diri. Selain mendaftar, kader tersebut juga melakukan pengukuran antropometri, seperti tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut.

Meja 2 merupakan meja pencatatan. Pencatatan di sini maksudnya adalah mencatat data pribadi, riwayat penyakit tidak menular pada keluarga, dan riwayat penyakit tidak menular pada diri sendiri. Kader yang bertugas di pencatatan ini adalah kader SMARThealth Siswanti.


Posbindu Mugi Rahayu Desa Karangduren

Usai dari meja 2, warga akan bergeser ke samping yang difungsikan sebagai meja 3. Di meja 3 ini, warga akan mendapat layanan pengukuran tekanan darah sebanyak tiga kali oleh kader SMARThealth Alfin Andi Yanti. Hasil pengukurannya dicatatkan di lembar pencatatan yang dikenal dengan Lembar Skrining Faktor Risiko PTM.

Lalu, warga melanjutkan pemeriksaan ke meja 4 yang letaknya berada di sebelah utara meja 3. Meja 4 merupakan meja laborat ringan/kecil. Di meja itu terdapat kader SMARThealth Julaikah yang siap melakukan pengukuran gula darah dan kolesterol. Hasilnya dituliskan ke dalam Lembar Skrining Kesehatan Faktor Risiko PTM.


Antrian pemeriksaan di Posbindu PTM

Dari meja 4 ini kemudian warga akan menuju ke meja 5. Meja 5 ini lokasinya terpisah dengan ruangan keempat meja sebelumnya. Meja 5 ini adanya di ruang pemeriksaan perawat maupun bidan Ponkesdes Mugi Rahayu Desa Karangduren.

Di ruang pemeriksaan Ponkesdes ini ada perawat Evi Dyah Prahesti, A.Md. Kep., yang dibantu oleh bidan Lusi Eko Safitri, A.Md. Keb. Selain memeriksa, mereka juga melakukan konsultasi dengan warga yang hadir di giat Posbindu PTM. Bagi mereka yang terindikasi mempunyai faktor risiko tinggi (highrisk) terhadap PTM maka petugas kesehatan akan memberikan obat untuk beberapa hari.


Pencatatan Data di Lembar Skrining Kesehatan Faktor Risiko PTM

Dari ruang pemeriksaan ini, warga akan keluar dan mengembalikan Lembar Skrining Kesehatan Faktor Risiko PTM ke meja bagian pencatatan. Di situ telah menunggu kader Posbindu Riska yang siap melakukan entry data dengan menggunakan aplikasi eKader.

Pada giat ini, Candra Hernawan sempat melakukan pengecekan handphone android milik kader SMARThealth Siswanti yang mengalami kesulitan dalam melakukan penyimpanan. Ternyata setelah dicek, handphone tersebut mengalami penolakan pembacaan memori simpan sehingga perlu disinkronkan dengan memorinya terlebih dahulu.

Acara giat Posbindu PTM ini selesai pada pukul 09.28 WIB. Namun sebelum selesai, staf PTM Candra telah berpamitan terlebih dahulu untuk menuju ke giat Posbindu PTM di Mendalanwangi karena ada pesan WhatsApp mengenai tidak berfungsinya aplikasi petugas kesehatan di Mendalanwangi.

Sedangkan, Tim SMARThealth UB menyusul ke giat Posbindu PTM Desa Mendalanwangi setelah selesainya acara giat Posbindu PTM Desa Karangduren. *** [280521]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo


Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog