Tampilkan postingan dengan label aplikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aplikasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Maret 2021

Kader Majangtengah Ikuti Pelatihan Aplikasi eKader

Aplikasi eKader merupakan pengembangan dari aplikasi SMARThealth yang telah diujicobakan dalam baseline SMARThealth di 4 desa intervensi, kemudian dikembangkan menjadi aplikasi eKader dalam replikasi SMARThealth.

Aplikasi eKader menyediakan alat skrining komunitas yang powerful bagi petugas kesehatan (health workers) maupun kader kesehatan. Aplikasi inilah yang kemudian menjadi inovasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dalam deteksi dini faktor risiko penyakit kardiovaskular yang masuk ranah bagian Penyakit Tidak Menular (PTM).

Dalam pelaksanaan inovasi yang berlabel replikasi SMARThealth ini dibutuhkan adanya kader kesehatan terlatih dan terampil dalam melakukan skrining terhadap masyarakat setempat. Oleh karena itu, Dinkes melalui Seksi PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) mengadakan pelatihan aplikasi eKader kepada kader Majangtengah yang telah dilatih SMARThealth, pada hari Jumat (12/03/2021).


Instalasi Aplikasi eKader di Puskesmas Pamotan

Pelatihan diselenggarakan di Ruang Pertemuan Puskesmas Pamotan yang beralamatkan di Jalan Ahmad Yani No. 68 Dusun Krajan RT 01 RW 01 Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, dan dihadiri oleh pemegang program PTM Puskesmas Pamotan, perawat Desa Majangtengah, serta 5 kader Majangtengah.

Rombongan Dinkes yang akan memberikan pelatihan tiba di Puskesmas Pamotan sekitar pukul 08.30 WIB, akan tetapi karena menunggu 2 kadernya yang belum datang, akhirnya acara pelatihan baru bisa dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan diawali sambutan dari staf Keswa Gatot Sujono, S.St., M.Pd., selaku penanggungjawab SMARThealth di lingkungan kerja Puskesmas Pamotan.

Setelah itu, dilanjutkan dengan instalasi aplikasi eKader yang dipandu oleh Candra Hernawan, S.Kom, staf PTM yang membidangi IT. Dalam instalasi yang aplikasinya diunduh dari Play Store ini dikatakan tidak mengalami kendala yang berarti. Hanya proses penginstalannya yang memerlukan waktu tersendiri antara handphone yang satu dengan handphone yang lainnya. Hal ini tergantung pada spesifikasi handphone yang dimiliki oleh kader tersebut.


Praktek Input Data

Selain itu, perawat Desa Majangtengah Irma Yunaningtyas, A.Md. Kep sehari sebelumnya juga telah berkomunikasi dengan Tim Sekretariat mengenai persyaratan melakukan instalasi tersebut. Sehingga, pada hari pelaksanaan tidak mengalami hambatan memori handphone yang penuh (full memory storage).

Setelah penanaman aplikasi berhasil, pelatihan diteruskan dengan mempraktekkan aplikasi eKader dengan memasukkan data pribadi kader yang seolah-olah dianggap sedang ikut dalam skrining terhadap warga yang berumur 15 tahun ke atas.

Dalam proses input data ini terlihat ada 3 kader yang mengalami kendala dalam melakukan entry data di dalam aplikasi tersebut. Kader pertama, setelah diinput dengan aplikasi eKader hingga tuntas ternyata hasilnya tidak bisa muncul di ePuskesmas.


Kendala-kendala dalam input data

Kader kedua mengalami kesulitan dalam melakukan input untuk provinsi. Setiap diklik pada item provinsi tidak bisa muncul. Kendala ini terjadi karena pada item ‘ada izin aplikasi’ ternyata belum diaktifkan. Sedangkan, kader ketiga menjumpai kendala username dan password tertukar dengan kader Desa Dadapan, Kecamatan Wajak.  Solusi mengatasi hal ini adalah melakukan konfirmasi kepada yang memberikan file excel perihal username dan password.

Di sela-sela pelatihan aplikasi eKader, Kepala Seksi PTM dan Keswa Paulus Gatot Kusharyanto, SKM berkesempatan melakukan advokasi kepada Puskesmas Pamotan akan pelaksanaan replikasi SMARThealth untuk selain Desa Majangtengah. Hasil advokasi itu, Puskesmas Pamotan siap mengalokasikan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) untuk pelatihan kader desa dari Pamotan, Sumbersuko, Rembun, Pojok, dan Jambangan.

Selain advokasi di Puskesmas Pamotan, Kasi PTM dan Keswa yang didampingi Bastamil Awar Aziz, S.Kep. Ns, juga melakukan advokasi ke Puskesmas Dampit di tengah-tengah acara pelatihan aplikasi tersebut. Hasilnya Puskesmas Dampit juga menyatakan siap melatih kader-kader desa yang ada di lingkungan kerja Puskesmas Dampit di tahun 2021 ini.

Tepat pukul 11.00 WIB, pelatihan aplikasi eKader selesai, dan rombongan Dinkes kemudian berpamitan untuk undur diri dan kembali ke Kantor Dinkes di Kepanjen. Selesainya pelatihan untuk kader Majangtengah ini sekaligus menandai berakhirnya pelatihan aplikasi eKader untuk 10 desa dari 6 Puskesmas yang mengawali melakukan replikasi SMARThealth di tahun 2020. *** [120321]

Oleh: Budiarto Eko Kusumo
Editor: Budiarto Eko Kusumo
Share:

Senin, 01 Maret 2021

Instal Aplikasi eKader Versi Pascaperbaikan di Puskesmas Sumberpucung

Instal aplikasi eKader versi 1.0.1908 atau pascaperbaikan hari kelima dilaksanakan di Puskesmas Sumberpucung yang terletak di Jalan TGP No. 2 Desa Sumberpucung RT 01 RW 01 Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Senin (01/03/2021).

Kegiatan instalasi ini berbarengan dengan acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Program PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) bagi pemegang program PTM, Indera, UKS, Lansia, Keswa dan seluruh perawat desa yang ada di wilayah lingkungan kerja Puskesmas Sumberpucung.

Pada kesempatan ini, rombongan Dinkes dibagi menjadi dua. Tiga orang memberikan materi dalam Bimtek, dan yang tiga orang lagi mengajari dan melatih kader dari dua desa, yaitu Karangkates dan Jatiguwi. Acara Bimtek menempati Ruang Pertemuan Puskesmas yang cukup luas, sedangkan kegiatan instalasi aplikasi eKader diadakan di Ruang Kepala Puskesmas.


Peserta Instalasi aplikasi eKader: Jatiguwi dan Karangkates

Tim Sekretariat lebih banyak mengambil posisi pada pendampingan instalasi eKader. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan diisi langsung mengajarkan cara melakukan instalasi aplikasi, dan mempraktekkan cara memasukkan data (input) ke dalam aplikasi tersebut.

Dengan mengikuti instruksi dari pemandu dari staf PTM yang membidangi IT, Candra Hernawan, S.Kom, kader tidak mengalami kesulitan yang berarti. Umumnya mereka berhasil melakukan instal aplikasi melalui unduhan di Play Store.

Setelah instalasinya berhasil, kader diajak mempraktekkan input data diri kader dengan menggunakan aplikasi eKader tersebut. Berbeda dengan pelatihan instalasi sebelumnya di empat desa yang lainnya, kendala yang dijumpai di pelatihan ini secara kompak menunjukkan hasil input datanya tidak bisa bridging ke ePuskesmas. Sehingga, di ePuskesmas terlihat kosong dari hasil input data para kader tersebut.


Staf PTM mendampingi kader dalam praktek input data

Tetapi data yang diinput oleh kader tersebut semuanya terekam di Health Worker Portal, kendati ada beberapa kader yang mengeluhkan tidak semua yang diinput masuk dengan sempurna semuanya. Seorang kader dari Jatiguwi, Umi Hanik, yang menggunakan handphone (HP) Vivo 12 sudah mengentri dengan hati-hati tapi di Health Worker Portal tidak terlihat di Encounter maupun Encounter Date. Sedangkan, kader Jatiguwi lainnya, Parlindaning Rahayu, melaporkan bahwa pengisian mengalami macet ketika harus mengisi ‘Provinsi’.

Lain halnya dengan yang dialami oleh kedua kader Karangkates. Peni  Muji Rahayu yang menggunakan HP Andromax A16C3H ini, mengatakan bahwa ketika mengisi ‘Provinsi’ juga mengalami macet. Kemudian atas anjuran pemandu agar supaya menginstal ulang aplikasinya terlebih dahulu, tapi kemudian proses download aplikasi eKader malah belum berhasil.

Sedangkan, Deni Setyawati, kader Karangkates yang memakai HP OPPO menemui masalah bahwa setelah isi data secara lengkap tapi pengukuran tekanan darah tidak muncul. Sehingga, pelatihan instalasi di Puskesmas Sumberpucung ini, kader belum bisa menyaksikan hasil input datanya ke dalam ePuskesmas.


Staf PTM dan Tim Sekretariat memberikan arahan

Kegiatan instalasi aplikasi eKader ini dihadiri 4 kader Jatiguwi dan 4 kader Karangkates. Satu kader Jatiguwi tidak bisa hadir karena hari ini menikah, sedangkan seorang kader dari Karangkates absen karena telepon selularnya sedang digunakan anaknya untuk daring dari sekolahnya.

Di penghujung acara, staf PTM yang menjadi penanggung jawa SMARThealth di lingkungan kerja Puskesmas Sumberpucung, Fitriayu Dola M., A.Md.Keb., mengatakan bahwa di awal-awal pemeriksaan kader nanti, Dinkes belum memasang target berapa capaian yang harus dikerjakan oleh kader.

“Jadi kerjakan dulu sampai lancar” kata Fifi, panggilan akrab Fitriayu Dola M.

Kemudian Tim Sekretariat menambahkan agar supaya kader tidak perlu merasa bingung karena hasil data inputnya tidak masuk ke ePuskesmas. Itu hanya merupakan hal teknis saja. Kesalahan di awal setiap kegiatan itu merupakan hal yang lumrah. Yang terpenting kader berusaha belajar dan tetap semangat. *** [010321]


Penulis: Budiarto Eko Kusumo   ǀ  Penyunting Naskah: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Kamis, 25 Februari 2021

Instal Aplikasi eKader Versi Pascaperbaikan di Puskesmas Pakisaji

Setelah staf PTM dan Kesehatan Jiwa (Keswa) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang melakukan uji coba aplikasi eKader pascaperbaikan di Ruang PTM dan Keswa (05/02/2021), mereka mencoba menjadwalkan instalasi aplikasi tersebut ke handphone atau tablet yang dipegang oleh kader.

Hari pertama instalasi aplikasi eKader dilaksanakan di Ruang Pertemuan Puskesmas Pakisaji yang beralamatkan di Jalan Pakisaji No. 19 Dusun Jatirejo RT 10 RW 02 Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (13/02/2021).

Instalasi ini menyasar kader Karangduren dan Kendalpayak. Setiap desa terdapat 5 kader kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan SMARThealth beberapa waktu yang lalu. Mereka datang dari desanya masing-masing menuju ke Puskesmas Pakisaji.


Kader dan Perawat mendengarkan panduan instalasi aplikasi eKader

Sebelum instalasi, acara diisi dengan sambutan dari Kepala Puskesmas (Kapus) Pakisaji dr. Nur Syamsu Dhuha. Dalam sambutannya, Kapus mengucapkan selamat datang kepada yang hadir, dan merasa senang dengan adanya daya dukung program-program yang sudah ada, serta berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi semua.

Usai sambutan Kapus, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Seksi PTM dan Keswa Paulus Gatot Kusharyanto, SKM. Pada kesempatan itu, Paulus mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan satu pertemuan penting sebagai tindak lanjut dari pelatihan yang ada di Ollino Garden Malang, dan berharap setelah nanti dilakukan instalasi aplikasinya segera melaksanakan kegiatan Posbindu SMARThealth di desanya masing-masing.

Pukul 09.33 WIB, acara diteruskan dengan instalasi aplikasi eKader yang dipandu oleh  Candra Hernawan, S.Kom, staf PTM dan Keswa yang mebidangi IT, dengan menggunakan proyektor yang  disorotkan di layar. Para kader tinggal mengikuti langkah-langkah yang ditunjukkan melalui layar tersebut.


Staf PTM dan Keswa mendampingi kader dalam proses instal eKader

Pertama-tama, aplikasi lama yang ada di handphone kader dihapus terlebih dahulu. Dalam menghapus ini dibantu sejumlah staf PTM dan Keswa yang lainnya serta seorang dari Sekretariat SMARThealth.

Setelah terhapus, kader bisa melakukan instalasi aplikasi yang baru dengan mengunduhnya dari Play Store. Caranya klik Play Store yang dilambangkan dengan segitiga biru muda. Setelah itu ketikkan tulisan eKader di bar atas tempat telusur aplikasi dan game.

Bila tidak ada halangan sinyal, akan muncul eKader Health Worker. Selanjutnya kader tinggal menekan instal yang berada di kotak berwarna hijau. Instalasi ini memerlukan proses beberapa menit untuk mengunduh aplikasi tersebut.


Staf PTM yang membidangi Indera membantu kader dalam input data

Dalam proses ini, sejumlah staf PTM dan seorang dari Sekretariat SMARThealth sudah mulai berkeliling ke tempat duduk para kader tersebut. Karena pada saat itu, sudah akan muncul sejumlah pertanyaan dari kader.

Ada yang cepat dan ada yang lemot. Hal ini tergantung pada spesifikasi HP, memori, dan kekuatan sinyal di dalam ruangan tersebut. Pada proses instal aplikasi itu, kader Kendalpayak tidak menemui kendala yang berarti, karena HP yang dibawa kader tersebut umumnya seri baru.

Beda halnya dengan yang dialami oleh kader Karangduren. Ada 2 kader yang mengalami kesukaran dalam melakukan instalasi. HP milik Siswanti bermerk OPP A5s menemui sedikit hambatan. Begitu juga dengan HP milik Sujiati Andri Astuti merk Asus Lollipop versi 5.1 juga mengalami kesulitan.


Dua staf PTM terlihat mendampingi kader yang mengalami kendala dalam input data

Setelah dicek spesifikasinya, ternyata sudah memenuhi anjuran dari programmernya. Kendalanya berada di memorinya. Kedua HP tersebut memorinya sudah menipis untuk melakukan instalasi aplikasi eKader. Sehingga harus ada yang ‘direlakan’ untuk dihapus. Umumnya mereka menghapus file selfi-selfinya.

Setelah terinstal semua, kader melanjutkan dengan cara mengoperasikan aplikasi itu. Mula-mula, kader melakukan login dari username dan password yang dikirimkan ke masing-masing kader. Akan tetapi, setelah dipraktekkan tidak bisa. Kemudian pemandu menampilkan username untuk setiap kader Karangduren dan Kendalpayak beserta kata sandinya (password).

Tahapan ini bisa dilalui semua dengan baik. Kemudian dalam proses menginput data dengan aplikasi eKader ditemui 2 kader Kendalpayak yang menghadapi kesulitan dalam menginput tanggal lahir dan provinsi. Namun kemudian bisa teratasi dengan melakukan input data ulang secara perlahan-lahan. Penulisan KTP haruslah benar. Bila kurang satu digit saja, kader tidak bisa melakukan pencarian yang ada di database ePuskesmas.


Tim Sekretariat SMARThealth mendampingi kader Kendalpayak dalam input data

Usai terinput semua data kader baik dengan pencarian di ePuskesmas atau menginput baru bagi yang tidak pernah periksa ke Puskesmas/Ponkesdes, maka data itu seharusnya langsung masuk ke dalam ePuskesmas pada saat itu juga melalui bridging eKader dan ePuskesmas. Tapi pada kenyataannya, dari 10 kader yang telah praktek input data pribadi kader ternyata ada 2 inputan kader yang tidak masuk ke dalam ePuskesmas.

Pukul 11.12 WIB praktek aplikasi eKader yang baru berakhir. Staf Keswa Gatot Sujono, S.St., M.Pd menyampaikan rasa terima kasih kepada kader yang sudah berkenan belajar memasukkan data lewat internet tersebut.

“Meskipun tidak pernah periksa di Puskesmas, bisa diinput oleh kader dengan input data baru lewat eKader” jelas Gatot Sujono.

Lebih lanjut, Gatot mengatakan bahwa sesuatu yang wajar setiap mempelajari yang baru akan menemui kendala. Pada kesempatan ini, Gatot juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran kader-kader di acara instalasi aplikas eKader, dan tak lupa pula terima kasih atas perawat desa Karangduren dan Kendalpayak yang turut mendampingi kader-kadernya. *** [130221]


Penulis: Budiarto Eko Kusumo   ǀ   Penyunting Naskah: Budiarto Eko Kusumo

Share:

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog