Minggu, 28 Februari 2021

Giat Kader Dalam Posbindu Desa Sepanjang

Sabtu pagi itu (27/02/2021), pendopo Balai Desa Sepanjang terlihat riuh. Ibu-ibu kader dengan aneka busana yang berwarna-warni berkumpul dalam rangka acara pertemuan rutin kader Posyandu Desa Sepanjang.

Panitia mengemas acara ini secara multitasking dengan membagi peran kader dalam beberapa aktivitas atau pekerjaan sekaligus dalam waktu yang bersamaan dengan menggunakan protokol kesehatan.

Seperti diketahui masa pandemi COVID-19, banyak kegiatan di desa mengalami mati suri. Sebenarnya paguyuban kader ini rutin melakukan pertemuan setiap bulannya pada hari Rabu minggu ketiga. Namun karena wait and see, kader baru bisa melaksanakan pada hari Sabtu itu.


Meja 1 untuk pendaftaran skrining PTM

Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dipandu oleh pembawa acara Sutining. Setelah dibacakan susunan acara pertemuan ini, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu mars Desa Siaga yang dipimpin oleh Intan Dewi Kartika.

Kemudian diteruskan dengan pembacaan tahlil yang dituntun oleh Siti Saadah. Tahlil ini untuk mengenang dan mengirim doa kepada sejawat kader yang telah mendahului berpulang ke haribaan Ilahi, yaitu almarhumah Ida Lutfiyah dan almarhumah Hj. Dewi Zulaihah, dan almarhum pamong desa Firman Hadi Wibowo.

Usai tahlil, acara diteruskan dengan sambutan dari bidan Sepanjang, Hermin Ningsih. Dalam sambutannya, bidan Hermin berceritera mengenang ke belakang saat beraktivitas bersama PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana) Sri Hariyati, yang sekarang telah digantikan oleh Siti Khoimah. PLKB adalah petugas BKBN yang berkedudukan di tingkat lini lapangan yang menjadi andalan terdepan dalam mewujudkan keberhasilan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).


Pengukuran tensi

Kegiatan di Balai Desa ini sekaligus sebagai ajang temu kangen dengan PLKB Sri Hariyati. Penggantian PLKB ini sebenarnya sudah lama, tapi pisah kenangnya baru bisa diadakan hari ini bersamaan dengan pertemuan rutin kader.

Dalam ajang temu kangen itu, Sri Hariyati berkesempatan mengucapkan terima kasih kepada peserta pertemuan, dan mengenang bersama perjalanannya selama bertugas di Desa Sepanjang, termasuk keterlibatannya dalam awal pembentukan Taman Posyandu di Desa Sepanjang.

Setelah temu kangen, acara dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada PLKB Sri Hariyati. Pemberian tali asih dilakukan oleh bidan Eli Dwi Lestari dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sepanjang Suryaning Syaiful.


Sambutan Bidan Hermin pada pisah kangen PLKB

Pemberian tali asih mengakhiri formalitas pertemuan rutin kader di Desa Sepanjang. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Hj. Maisaroh.

Yang menarik dalam acara pertemuan rutin kader tersebut adalah dibarengi dengan giat kader SMARThealth dalam Posbindu PTM. Kegiatan Posbindu tersebut diisi dengan melakukan skrining terhadap kader yang hadiri pada pertemuan rutin kader tersebut.

Ada 5 kader SMARThealth yang bertugas dalam kegiatan tersebut dengan dibantu oleh 3 kader lainnya. Dalam kegiatan Posbindu itu tampak hadir pula perawat Istuning Nur Choirunnisa, A,Md. Kep. Sementara itu bidan Hermin Ningsih yang sangat menguasai program SMARThealth ini, juga turut memberikan arahan kepada kader yang bertugas dalam Posbindu tersebut.

 

Tahlil dan Pisah kangen

Kegiatan yang berjalan dengan tertib dan lancar itu juga dihadiri oleh penanggung jawab program SMARThealth di wilayah lingkungan kerja Puskesmas Gondanglegi, Wildan Adi Yatma, S.Psi.

Proses skrining dimulai pukul 09.00 WIB ketika sudah ada kader yang datang dalam pertemuan itu. Jadi, sebelum acara formalnya berlangsung, sesungguhnya sudah ada aktivitas skrining dengan menggunakan aplikasi eKader yang telah mengalami pembaharuan.

Skrining itu berjalan mengalir sesuai kedatangan peserta pertemuan rutin kader ke Balai Desa. Sebelum duduk di kursi yang telah disediakan panitia, hadirin dipersilakan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.


PLKB, TP PKK, dan Bidan Desa Sepanjang

Ada 4 meja yang harus dilalui oleh peserta pertemuan tersebut. Meja 1 merupakan meja pendaftaran dan pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar pinggul. Dari meja 1, hadirin dipesilakan menuju ke meja 2. Di meja 2, peserta yang hadir akan menerima pengukuran tensi.

Usai ditensi, hadirin akan melanjutkan langkah menuju ke meja 3. Di meja 3 itu, peseta pertemuan akan melakukan cek laborat berupa pemeriksaan gula darah dan kolesterol. Selepas itu, hadirin menuju ke meja 4. Di meja 4, akan diadakan wawancara langsung dengan menggunakan Tablet yang berisi aplikasi eKader versi pascaperbaikan. Setelah itu, peserta pertemuan dipersilakan menempati tempat duduk yang telah disediakan oleh panitia pertemuan rutin kader.

Dari jumlah kader yang diundang, berhasil terperiksa sebanyak 54 orang. Namun, yang langsung diinput memakai aplikasi eKader ada 10 orang. Mereka terkendala jaringan sinyal yang dipancarkan oleh wifi milik balai desa. Sehingga, loadingnya memakan waktu yang cukup lama.

Sekitar pukul 13.00 WIB semua acara berakhir sudah. Pertemuan multitasking itu meninggalkan gempita kenangan setelah hampir setahun kegiatan kader mengalami kevakuman yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 ini. *** [270221]


Penulis: Budiarto Eko Kusumo   ǀ   Penyunting Naskah: Budiarto Eko Kusumo

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Risk Checker

Risk Checker

Indeks Massa Tubuh

Supplied by BMI Calculator Canada

Statistik Blog

Sahabat eKader

Label

Arsip Blog